Tuesday, 7 Apr 2020

Ini Kronologi Penganiayaan Penyelidik KPK Saat Rapat RAPBD Papua

Baca Juga

Derby Della Madonnina: Inter Milan Perkasa!

Gol Brozovic dan Lukaku Bungkam Pendukung Milan di Stadion San Siro ruberSPORT, ruber.id -- Inter Milan tampil perkasa! Melawan AC Milan di depan Milanisti, Inter...

Belum Nyatakan Sikap, Adang Hadari: Saya Butuh Ketenangan Jiwa

PANGANDARAN, ruber.id - Didorong untuk maju sebagai bakal calon bupati di Pilkada Pangandaran 2020, Wakil Bupati Adang Hadari belum menyatakan sikap.

Stok Darah Habis, PMI Sumedang Dapat Bantuan dari Ratusan Anggota Polres

SUMEDANG, ruber -- Untuk mengisi kekosongan stok darah di PMI Kabupaten Sumedang, sejumlah anggota polisi mendonorkan darah di halaman Mako Polres Sumedang, Selasa (18/6/2019). Kegiatan...

Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Laut Pangandaran, 1 Tewas, Satu di Antaranya Pelajar asal Sumedang

Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Laut Pangandaran, 1 Tewas, Satu di Antaranya Pelajar asal Sumedang SUMEDANG, ruber.id -- Tiga wisatawan yang tengah berenang di laut...

JAKARTA, ruber – Insiden penganiayaan yang dialami dua penyelidik KPK di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/2/2019) malam, disesalkan lembaga anti-rasuah tersebut.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan, dua penyelidik KPK yang mengalami penyerangan dan penganiayaan saat itu memang sedang menjalankan tugas ketika rapat pembahasan hasil review Kemendagri terhadap RAPBD Papua Tahun Anggaran 2019 antara pihak Pemprov dan DPRD Papua.

“Pegawai KPK ini memang ditugaskan secara resmi oleh KPK setelah kami mendapatkan informasi dari masyarakat tentang indikasi tindak pidana korupsi, itu kewajiban KPK untuk menjalankan tugas ketika informasi kami dapatkan dari masyarakat,” jelas Febri seperti dilansir Kantor Berita Antara, Senin (4/2/2019).

Penganiayaan dialami dua penyelidik KPK sekitar pukul 00:00, Minggu (3/2/2019). Saat itu berdasarkan keterangan dari korban, kata Febri, beberapa orang mendekati tim KPK. Kemudian membawa mereka ke suatu tempat di hotel tersebut.

BACA JUGA: Pemprov Jabar akan Kembangkan Tahura Jadi BLUD

“Bertanya beberapa hal dan sampai akhirnya pegawai KPK menyampaikan ‘kami ditugaskan secara resmi dan merupakan pegawai KPK’. Tetapi penganiayaan dan pemukulan tetap dilakukan terhadap mereka,” kata Febri.

“Ini yang saya kira sangat kami sesalkan karena atas alasan apapun juga apalagi kalau kita baca dari beberapa pernyataan yang disampaikan pejabat di Papua itu dikatakan hanya karena persoalan mengambil foto tetapi atas alasan apapun juga sebenarnya tidak diperbolehkan seseorang melakukan tindakan main hakim sendiri,” tambahnya.

KPK kemudian melaporkan kejadian itu dan saat ini sudah ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (3/2/2019), sekitar pukul 14.30 WIB. “Laporan pegawai KPK ke Polda Metro Jaya masuk pada Minggu pukul 14.30 WIB,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Argo menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Pemprov Papua sedang melaksanakan rapat di lantai 19 Hotel Borobudur. “Pada saat rapat ada dua orang yang memotret kegiatan tersebut. Selesai rapat pada kegiatan makan di restoran dekat lobi, ternyata masih ada orang yang memotret,” kata Argo.

Argo melanjutkan pemotret tersebut selanjutnya didatangi oleh pihak yang diduga pegawai Pemprov Papua hingga terjadi cekcok dan keributan. “Karena yang motret ngaku dari KPK, akhirnya teman kita itu dibawa ke Polda Metro Jaya untuk memastikan dia benar dari KPK berhubung saat ini banyak yang mengaku-ngaku (petugas KPK gadungan),” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, kata Argo, satu orang penyelidik KPK menjadi korban dan akhirnya membuat laporan pada Minggu pukul 14:30 WIB. “Ya tentunya penyidik akan melidik dulu. Penyidik sudah ke TKP, kita juga sudah mintakan visum di sana nanti langkah selanjutnya tunggu saja,” ujar Argo. Red

 

loading…


Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Rentan Terpapar Corona, 100 Jurnalis di Depok Jalani Rapid Test

DEPOK, ruber.id - Seratus jurnalis yang aktif melakukan peliputan di wilayah Depok, Jawa Barat menjalani tes rapid test, Senin (6/4/2020).

Pamsimas di Sumedang Selatan Ditutup Warga, Ini Alasannya

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Masyarakat di Lingkungan RT 05/04 tutup Pamsimas di Desa Sukagalih, Sumedang Selatan, Sumedang, Senin (6/4/2020).

Di Sumedang Utara, Bantuan untuk Pedagang di Sekolah Sudah Disalurkan

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Bantuan sembako dari Pemkab Sumedang, Jawa Barat sudah dibagikan kepada para pedagang di sekolah.

Warga Sumedang Tewas Tersambar Petir

UJUNGJAYA, ruber.id - Kiki Arta, 59, warga Duaun Pasir Tengah RT 01/05, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang tewas tersambar petir, Senin (6/4/2020)...

Ada Lapak Asik, BPJamsostek Sumedang Pastikan Layanan Klaim JHT Normal Selama Pandemi COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - BPJamsostek (Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenegakerjaan) Kantor Cabang Sumedang memastikan setiap pelayanan pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) berjalan...