Gangguan Jaringan dan Blangko e-KTP Kosong, Warga Membeludak di Disdukcapil

  • Bagikan
Img wa
Gangguan Jaringan dan Blangko e-KTP Kosong, Warga Membeludak di Disdukcapil

GARUT, ruber — Beberapa hari ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut banyak dikunjungi masyarakat yang hendak membuat dokumen kependudukan.

Pemandangan di pagi hari, warga berdesak-desakan untuk mendapatkan nomor antrean.

Padahal, sedianya untuk membuat e-KTP atau KK, warga sudah bisa mencetak di kecamatan. Namun karena jaringan di kecamatan tengah mengalami gangguan, warga pun mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sebagian kecamatan juga ada yang kehabisan blangko sehingga tidak bisa mencetak sendiri.

Merli, 27, seorang warga yang ditemui di Disdukcapil mengatakan, kedatangannya ke Disdukcapil karena blangko di kecamatan sedang kosong. Dia diarahkan untuk mendatangi Disdukcapil langsung.

“Kenapa harus ke Capil, karena kata petugas kecamatan blangkonya sedang kosong,” kata Merli, Kamis (4/7/2019).

Sebetulnya, bagi Merli sangat merepotkan jika membuat e-KTP harus datang langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Karena harus berdesak-desakan dan menunggu nomor antrean yang sangat melelahkan.

Sementara itu, Kasi Pelayanan di salah satu kecamatan di Kabupaten Garut yang enggan disebutkan namanya mengatakan, hari Kamis ini jaringan tengah mengalami gangguan di wilayahnya.

Karena itulah, kecamatan tidak bisa melayani warga yang datang untuk membuat e-KTP.

“Jaringan sedang gangguan, baru hari ini diperbaiki. Di kecamatan lain juga seperti di Cisurupan dari pagi katanya gangguan,” ujarnya.

Ela (30) warga Kecamatan Leuwigoong yang ditemui di Disdukcapil juga mengeluhkan semrawutnya antrean di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil karena membludaknya warga.

Dia terpaksa mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, karena ketika mendatangi kecamatan tengah kehabisan blangko.

Ela berharap sekali kepada Pemkab Garut bisa membenahi masalah blangko maupun jaringan yang sering terjadi.

Hal yang sama disampaikan Erwan, 26, warga lainnya yang mengeluhkan panjangnya nomor antrean di Disdukcapil.

“Kalau bisa di kecamatan, kenapa kita harus ke Disdukcapil lagi. Tolong masalah ini dibenahi secepatnya dan tolong antrean di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga dibenahi jangan semrawut seperti sekarang,” kata Erwan. fey

Foto: ANTREANĀ  di Disdukcapil Garut membeludak pada Kamis (4/7/2019) pagi . Warga berdesakan berebut nomor antrean. fey/ruang berita

  • Bagikan