Wednesday, 8 Jul 2020

Efektif Putus Mata Rantai Corona, Warga Purworejo Diminta Disiplin Gunakan Masker

Baca Juga

Guru Besar UI soal Virus Corona, Ini Pentingnya Pemerintah Indonesia Segera Desak WHO

Guru Besar UI soal Virus Corona, Ini Pentingnya Pemerintah Indonesia Segera Desak WHO KOTA DEPOK, ruber.id -- Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto...

Cermati Pariwisata Sumedang, Itje Sarankan Pola Sinergi

SUMEDANG, ruber -- Sebagai buffer zone atau kawasan penyangga bagi Bandara Kertajati, Tol Cisumdawu, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Jatigede, sudah selayaknya destinasi pariwisata...

HMI Kritisi Penggunaan Kendaraan Eselon II oleh Eselon III di Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Penggunaan mobil dinas aset Pemkab Pangandaran menuai kritik. Kritik karena penggunaannya dinilai tidak sesuai dengan peruntukkannya. BACA JUGA: Rusak dan Berlubang, Jalan Nasional di...

Puluhan Anak Ular King Kobra Ditemukan di Pangandaran, Warga Diminta Berhati-hati

Puluhan Anak Ular King Kobra Ditemukan di Pangandaran, Warga Diminta Berhati-hati PANGANDARAN, ruber.id -- Setelah sebelumnya banyak ditemukan di beberapa daerah, kini giliran warga Pangandaran...

PURWOREJO, ruber.id – Penggunaan masker menjadi bagian penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona atau COVID-19.

Untuk itu, warga di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah diharapkan disiplin menggunakan masker.

Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti menjelaskan masker penting digunakan oleh tiap masyarakat.

Karena itu, kata Yuli, agar masyarakat disiplin menggunakan masker, Pemkab Purworejo telah menerbitkan Perbup Nomor 37/2020.

Dalam Perbup ini, antara lain mewajibkan masyarakat untuk selalu mengenakan masker saat keluar rumah.

“Selain itu, masyarakat juga harus rutin cuci tangan, selalu jaga jarak, dan tidak berkerumun,” katanya, Rabu (1/7/2020).

Yuli menyebutkan, Presiden Joko Widodo, dalam arahannya menyampaikan bahwa ancaman COVID-19 di Indonesia belum berakhir dan masih tinggi. Sama dengan di negara lain.

Di mana, kondisi saat ini juga masih dinamis sehingga harus menjaga jangan sampai muncul gelombang kedua.

Penanganan COVID-19, lebih efektif dengan mengedapankan strategi berbasis lokal seperti pendekatan di tingkat RT, RW dan desa.

“Sedangkan arahan Presiden berkait penanganan kesehatan dan upaya pertumbuhan ekonomi agar bisa diatur beriringan, dan harus segera memperhatikan perputaran ekonomi dari sumber APBD kabupaten, provinsi maupun APBN.”

“Tentunya, kami Pemkab Purworejo, akan segera tindaklanjuti dengan Pak Sekda dan dinas terkait sesuai peraturan yang berlaku,” sebutnya.

Saat ini, lanjut Yuli, Pemkab Purworejo telah menerapkan new habit atau aktivitas kebiasaan baru.

Bukan hanya diwajibkan selalu menggunakan masker, tapi juga, dalam beraktivitas keseharain, harus tetap memperhatikan standar kesehatan.

“Salah satunya menggunakan masker. Maka saya minta sosialisasi dan penertiban memakai masker, jangan terhenti.”

“Karena masih banyak ditemui di tempat umum maupun di jalan, yang tidak menggunakan masker,” terangnya.

Senada, Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito meminta agar sosialisasi terkait penggunaan masker ini lebih masif.

Selain itu, bisa juga melalui cara penertiban kepada masyarakat agar tetap disiplin menggunakan masker.

“Polres siap kerjasama dengan Pemkab Purworejo melalui dinas terkait untuk penertiban penggunaan masker ini. Karena memang masih terlihat banyak warga yang abai dan tidak memakai masker,” jelasnya. (R023/Purworejo)

Baca berita lainnya: Tepergok Mesum di Hotel, Pengakuan Sepasang Pelajar di Purworejo Ini Bikin Kaget

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Alokasi Anggaran COVID-19 Masih Tak Jelas, Janji Walikota Tasikmalaya Dipertanyakan

TASIKMALAYA, ruber.id - Janji Walikota Tasikmalaya Budi Budiman untuk transparan terkait alokasi anggaran COVID-19 hingga kini tak jelas...

Konvoi 50 Bus ke Pangandaran, Cara IPOBA Bangkitkan Dunia Pariwisata

PANGANDARAN, ruber.id - Selasa (7/7/2020), puluhan bus pariwisata dari berbagai perusahaan otobus (PO) memasuki objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

PURWOREJO, ruber.id - Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei...

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.