24.4 C
Indonesia
Selasa, September 21, 2021
spot_img

Dandim Sumedang: Koramil Model Harus Mampu Cetak Babinsa yang Sukses Bina Wilayah Teritorial

SUMEDANG, ruber — Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh. Novianto Firmansyah membuka kegiatan Pendayagunaan Koramil Model Triwulan I/2019, di Makoramil 1004/Tanjungsari, Selasa (12/03/19).

BACA JUGA: Kodam Siliwangi Ingatkan Jajaran Kodim Sumedang Taat Hukum

Dandim menuturkan, kegiatan pendayagunaan koramil ini merupakan upaya mewujudkan kemampuan aparat kewilayahan.

“Tujuannya untuk melaksanakan fungsinya dalam rangka meningkatkan kemampuannya guna menunjang pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di lapangan,” katanya kepada ruber.

Dandim menyebutkan, Koramil 1004/Tanjungsari merupakan Koramil Model Kodim 0610/Sumedang.

Merupakan bagian dari satuan pelaksana komando kewilayahan  dan sebagai ujung tombak pelaksana pembinaan wilayah.

“Selain melaksanakan tugas pokoknya, koramil model juga bertugas menyelenggarakan pembekalan pelatihan bagi prajurit yang baru masuk ke satuan kowil sebagai bekal melaksanakan tugasnya di lapangan sebagai Babinsa,” ucapnya.

BACA JUGA:  1807 ODP Corona di Sumedang Diminta Ikuti Anjuran Pemerintah
BACA JUGA:  Baznas Sumedang Bekali Puluhan Penyandang Disabilitas Manajemen Wirausaha

Koramil model, lanjut Dandim, juga menjadi contoh bagi koramil lainnya.

Baik dalam rangka pembinaan teritorial, maupun dalam rangka pembinaan satuan.

“Pemberdayaan koramil harus didukung dengan sarana dan prasarana yang lengkap dan maksimal. Sehingga mendukung tiap pelaksanaan kegiatan.”

“Sebab, koramil model sebagai pengembangan penigkatan kemampuan Babinsa serta merupakan koramil percontohan bagi koramil yang lain,” tuturnya.

Dandim menegaskan, pembekalan materi yang diberikan harus dikuasai oleh tiap aparat komando kewilayahan.

Sehingga, mahir dalam melaksanakan pembinaan teritorial (binter) di wilayah, serta pengembangan kreativitas, inovasi dan inisiatif dari aparat terus ditingkatkan guna mendukung dinamika tugas yang makin kompleks.

“Dalam mempercepat peningkatan pelaksanaan pembinaan teritorial oleh seluruh aparat teritorial atau babinsa di daerah diperlukan peningkatan keterampilan seluruh aparat komando kewilayahan,” sebutnya.

BACA JUGA:  Hingga Rabu Malam Lahan Terbakar di Gunung Tampomas Sumedang Capai 154 Hektare
BACA JUGA:  Pelantikan Presiden Aman, Pabeci Berterimakasih pada TNI/Polri

Untuk itu, lanjut Dandim, koramil model harus didayagunakan untuk menatar serta memberikan tuntutan kepada aparat komando kewilayahan yang ada maupun personel yang baru masuk satuan komando kewilayahan.

“Tolok ukur keberhasilan dalam pendayagunaan koramil dapat terlihat dengan maksimalnya aparat teritorial atau Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial,” terangnya.

Dandim menambahkan, pembinaan teritorial merupakan salah satu tugas pokok dan tangungjawab satuan teritorial yang dilakukan oleh aparat kewilayahan atau Babinsa.

Untuk mengolah potensi wilayah yang meliputi geografi, demografi dan kondisi sosial untuk kepentingan pertahanan negara.

“Untuk itu, perlu pembekalan sehingga kualitas satuan teritorial sebagai ujung tombak selalu handal dalam menghadapi tugas serta memiliki kecakapan dalam melaksanakan tugas,” ujarnya. luvi

BACA JUGA:  Sumedang Sepanjang Maret: Pengeroyokan di Angkrek, Jalan Berlubang Makan Korban, Warga Positif Corona, Pelajar Tawuran
BACA JUGA:  PT SBG Bantah Palsukan Dokumen Kepemilikan Saham, Warga Diminta Tetap Tenang
DANDIM 0610/Sumedang Letkol Arh. Novianto Firmansyah saat membuka kegiatan Pendayagunaan Koramil Model, di Makoramil 1004/Tanjungsari, Selasa (12/3/2019). ist/ruang berita
loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles