Bank bjb Fasilitasi KUR untuk Pilot Project Pengembangan Budidaya Sapi di Sumedang

Bank bjb Fasilitasi KUR Budidaya Sapi di Sumedang
Foto Humas Pemkab Sumedang.

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Sebanyak 23 peternak sapi Cibugel dan Cijati menjadi pilot project pengembangan budidaya sapi model kemitraan melalui fasilitas bantuan modal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank bjb Cabang Sumedang.

Penandatanganan akad kredit berlangsung di kantor Bank bjb Cabang Sumedang, Kamis (17/3/2022).

Hadir menyaksikan penandatanganan ini Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. Bersama, Pimpinan Cabang Bank bjb Sumedang Ahmad Juansyah. Dan Pemilik PT Cemerlang Jaya Makmur M Dio Wicaksonoadi.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, penandatanganan kerjasama ini merupakan wujud nyata bank bjb dalam menyukseskan program ekonomi nasional. Yaitu, melalui kerjasama dengan PT CJM yang mendirikan plasma-plasma peternakan sapi di Kabupaten Sumedang.

“Program ini kami harapkan dapat menghasilkan peternak-peternak unggulan yang turut membantu pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumedang,” tutur Widi.

Baca juga:  Positif Corona di Sumedang: Jatinangor 3, Cimanggung 1, Sumsel 1, Darmaraja 1

Widi menjelaskan, bjb akan terus memberikan support peningkatan perekonomian masyarakat melalui fasilitasi akad kredit kelompok perternak.

“Kegiatan seperti ini kami harapkan, tidak hanya di Sumedang. Namun, akan ada di seluruh wilayah Jawa Barat. Dan dalam hal ini, bank bjb siap membangun perekonomian di Jawa Barat sehingga bisa menjadi percontohan di seluruh Indonesia,” tutur Widi.

Sementara itu, Pemilik PT CJM M Dio Wicaksonoadi selaku penjamin pembelian hasil peternakan (offtaker) mengatakan, 23 orang penerima pinjaman tersebut menjadi salah satu pilot project budidaya sapi model kemitraan di Kabupaten Sumedang.

“PT CJM memiliki mitra di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Namun Kabupaten Sumedang menjadi prioritas PT CJM. Kami memilih Kabupaten Sumedang karena melihat komitmen Bupati Sumedang,” tuturnya.

Baca juga:  Ini Hasil Swab di Pasar Tanjungsari, Darmaraja dan RSUD Sumedang

Dio menjelaskan, jumlah sapi yang diternakkan oleh masing-masing peternak yakni 3 ekor. Sehingga, dari 23 orang keseluruhannya mencapai 69 ekor.

“Ini merupakan usaha mandiri. Jadi saya meminta komitmen dari para penerima KUR untuk menjalankan usahanya dengan sebaik-baiknya,” jelas Dio.

Kolaborasi Petani Milenial, Perbankan dan Pemerintah

Di tempat yang sama, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara petani milenial yakni PT CJM dengan Bank bjb serta pemerintah daerah.

Tujuannya, kata Dony, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Disebutkan Bupati, para penerima bantuan yang amanah ke depannya  akan mendapatkan plafon KUR sampai dengan Rp. 500 juta atau sebanyak 25 ekor sapi. 

“Bank bjb menyalurkan kredit sebesar Rp1.4 miliar untuk 23 orang peternak. Di mana, masing-masing mendapat Rp65 juta. PT CJM bertindak sebagai penjamin hasil ternaknya. Ini merupakan suatu ikhtiar untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat, ” katanya.

Baca juga:  Pemuda Jatinangor Sumedang Nyebur ke Sumur 15 Meter, Begini Kondisinya

Dony menyebutkan, para penerima bantuan yang amanah ke depannya  akan mendapatkan plafon KUR sampai dengan Rp500 juta atau sebanyak 25 ekor sapi. 

“Bank bjb berkomitmen untuk menambah modal lebih besar lagi, yakni sampai Rp500 juta apabila petani bisa amanah dalam mengelola dana sebelumnya,” jelas Dony.

Bupati menyebutkan, program tersebut menjadi solusi terhadap permasalahan yang biasanya dihadapi para peternak yaitu modal dan pasar.

“Manfaatkan peluang ini untuk kesejahteraan kita karena hakikat pembangunan yaitu peningkatkan akses modal pasar yang berkualitas bagi para pelaku usaha, salah satunya para peternak di Kabupaten Sumedang,” kata Bupati.

Editor: R003