DCDC SNOTR sukses menyita perhatian ribuan warga, khususnya kawula muda, di Alun-alun Sumedang, Ahad (19/5/2019). luvi/ruang berita

SUMEDANG, ruber — Setelah mendulang sukses pada gelaran tahun 2017 dan 2018 lalu, DCDC Sahur Nikmat On The Road (DCDC SNOTR) kembali semarakkan bulan Ramadan 1440 Hijriah/2019 ini.

Bertempat di Alun-alun Kabupaten Sumedang, DCDC SNOTR mampu menyedot animo ribuan warga Kota Tahu, khususnya para pecinta musik cadas, metal, Ahad (19/5/2019).

Acara berlangsung sejak jam 15.00 WIB dan menyajikan berbagai macam pertunjukan musik, seni, komunitas, dan game menarik.

Band Rosemary menjadi band penghibur sebelum jam buka puasa tiba.

Seluruh penonton pun tampak menikmati alunan musik ska dari Band Indie asal Bandung ini, setelah sebelumnya dilakukan coaching clinic dari band-band lainnya.

Menurut Manajer Event Organizer Irpan Labib, Sumedang merupakan kota ke tujuh yang didatangi DCDC setelah sebelumnya event serupa juga digelar di Soreang, Kabupaten Bandung.

DCDC ini telah dimulai sejak tanggal 11 hingga 26 Mei di beberapa titik seperti Rangkasbitung, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Cimahi, Soreang.

“Alhamdulilah acara ini sangat dinanti-nantikan oleh warga Sumedang, khususnya kawula muda. Karena talent yang hadir di Sumedang adalah Burgerkill dan Rosemary, fans mereka juga banyak di sini, meskipun dua band ini tampil dengan gaya akustik.”

“Bahkan, saya lihat ada yang sengaja jauh-jauh datang dari luar Sumedang seperti Majalengka, Kuningan, Cirebon hingga Indramayu,” ucap Labib kepada ruber.

Selain itu, kata dia, gelaran DCDC SNOTR ini semakin terasa hangat dan menyenangkan dengan kehadiran 4 Presiden (Pidi Baiq, Budi Dalton, Man Jasad, DR. Zastrouw).

Kehadiran 4 presiden ini menyampaikan dialog kepresidenan, seputar negara yang mereka pimpin.

Tentunya, dengan celotehan khas mereka yang kerap memancing gelak tawa penonton yang hadir.

“Sore tadi, empat orang gitaris handal yang tergabung dalam AGC Music School unjuk kemampuan sekaligus berbagi edukasi pada teman-teman yang hadir.”

“Suasana panggung juga makin ramai dengan kehadiran Edi Brokoli, hingga trio SNOTR Project (Abah Andris, Gebeg Taring, dan DJ E-One Cronik), yang kehadirannya selalu dinantikan setiap tahunnya.”

“Terlebih dengan banyaknya gimmick-gimmick seru yang mereka sajikan,” ujarnya.

Labib menambahkan, di setiap penampilan band semua penonton wajib duduk, tidak ada yang berdiri maupun berjoget brutal bak konser metal atau ska pada umumnya.

“Di sini uniknya. Tapi meskipun, begitu, para penikmat musik metal tetap larut di dalamnya. Enjoy dan menikmati seluruh rangkaian acaranya,” tuturnya. luvi

loading…