21.4 C
Indonesia
Minggu, Oktober 17, 2021
BJB KPRBJB KPRBJB KPR

World Cleanup Day 2021, Aksi Ratusan Relawan Bikin Tasik Kembali Resik

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id – Peringatan World Cleanup Day (WCD) tahun 2021 disambut ratusan relawan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dengan aksi sosial, Minggu (19/9/2021).

Aksi yang dilakukan meliputi gerakan bersih-bersih sampah yang tersebar di 25 titik lokasi di Kota Tasikmalaya.

Gerakan sosial ini bertujuan untuk mengurangi masalah sampah dan limbah padat.

Meski masih dalam situasi pandemi, namun ratusan relawan yang mengikuti aksi di momen World Cleanup Day ini terlihat antusias.

Relawan terdiri dari pecinta lingkungan, pecinta alam, mahasiswa, pramuka, termasuk Komunitas Badut Tasikmalaya (Battik).

Dalam WCD tahun 2021 ini, relawan di Tasikmalaya juga turut menyosialisasikan pola hidup sehat.

Dengan cara, tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.

BACA JUGA:  Tekan Penyebaran Covid-19, Satgas Gabungan Kabupaten Tasikmalaya Terjun Langsung ke Warga

Selain itu, mengajak masyarakat agar turut menjaga kebersihan dan menjaga bumi.

Aksi Battik di World Cleanup Day 2021

Salah seorang relawan dari Battik, Denih Nugraha menyebutkan, aksi WCD dimulai sejak Minggu pagi pukul 7.00 WIB.

Aksi sosial ini, tersebar di 25 titik lokasi di 8 kecamatan.

Dari titik sentral itu tersebar ke beberapa lokasi mulai dari pusat keramaian, hingga sungai-sungai.

“Sebelum mengikuti aksi bersih-bersih, kami (Badut Tasik) menyuguhkan beragam atraksi.”

“Mulai dari sulap komedi, akrobat jugling, hingga fun game,” ucap Ka Denz (Panggilan akrab Denih) kepada ruber.id, Minggu.

Aksi Battik ini dengan cepat menyedot perhatian warga. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua.

BACA JUGA:  Jus Honje Lakaku, Produk UMKM Tasikmalaya Berkhasiat Tambah Stamina

Di akhir aksinya, Battik mengajak semua kalangan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Selain itu, mengajak warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Aksi bersih-bersih yang diikuti Battik ini digerlar di Sungai Ciloseh, Kampung Sindang Sari, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya.

“Sungai bukan tempat sampah, jangan buang sampah sembarangan. Kalau buang sampah sembarangan ke sungai nanti bisa mengakibatkan banjir,” ajak Ka Denz.

Aksi bersih-bersih ini berakhir pada pukul 11.00 WIB.

Para relawan peserta aksi mengumpulkan sampah dan menyetorkan pada panitia penyelenggara untuk dipilah.

Sementara itu, Ketua WCD 2021 Kota Tasikmalaya Hamdan Uje mengatakan, aksi sosial ini diikuti sedikitnya 500 relawan.

“Seluruh relawan disebar di 25 titik. Hasilnya, mengumpulkan 10.3 ton sampah yang dibuang bukan pada tempatnya,” terang Uje, dari Komunitas Sea Soldier ini.

BACA JUGA:  Ketika Kelompok Seni Tradisi asal Galunggung Tasik Unjuk Gigi

Uje berharap, aksi WCD ini bukan hanya digelar dan diperingati sebagai momentum saja.

Namun, kata Uje, bisa menjadi kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan.

Penulis: Andy Kusmayadi/Editor: D-AM

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles