Sunday, 5 Apr 2020

Waspada Penipuan Berkedok Lowongan Kerja, si Rancung asal Garut Raup Jutaan dari Korbannya

Baca Juga

Pemkab Pangandaran Alokasikan Rp7,1 Miliar Untuk Pelayanan Kesehatan Gratis

PANGANDARAN, ruber --Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kesehatan mengalokasikan anggaran Rp7.136.000.000 untuk Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di tahun 2019. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas...

Bawaslu Pangandaran Kembali Rekomendasikan PSU ke KPU

PANGANDARAN, ruber -- Bawaslu Kabupaten Pangandaran kembali melayangkan rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU) ke KPU. BACA JUGA: Tolak Rekomendasi Bawaslu, KPU: Tidak Akan Ada PSU...

Soal Rekrutan Anyar Persib, Wander Luiz dan Geoffery Castillion, Ini Kata Viking Jatinangor

PERSIB, ruber.id - Dua rekrutan anyar Persib Bandung, Wander Luiz dan Geoffery Castillion jadi pusat perhatian viking atau bobotoh.

Duh! Sudah Punya Dua Istri, Pria Asal Tasikmalaya Ini Masih Cabuli Anak Tiri

  TASIKMALAYA, ruber – Seorang pria beristri dua yang merupakan warga Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, dengan inisial HA, 30, diduga telah mencabuli anak tirinya yang...

GARUT, ruber.id – Satreskrim Polres Garut amankan seorang pria yang diduga melakukan penipuan.

Pria berinisial R, atau Rancung, 42, ini ditangkap karena diduga telah melakukan penipuan berkedok lowongan pekerjaan.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengungkapkan, dalam aksinya, Rancung memeras korban dengan iming-iming.

Rancung mengaku dapat meloloskan para korbannya untuk bekerja di bank.

“Kami amankan tersangka berinisial R, alias Rancung.”

“Tersangka ini pelaku penipuan dengan modus mengaku bisa meloloskan korbannya untuk bekerja di sebuah bank,” ujarnya, Minggu (23/2/2020).

Maradona menyebutkan, kepada korbannya, Rancung meminta uang sebagai pelicin, dengan nominal jutaan rupiah.

“Korban percaya ke pelaku, karena penampilannya memang meyakinkan,” sebutnya.

Maradona menjelaskan, dalam meyakinkan calon korbannya, pelaku bermoda jaket kulit, sepatu boots, dan kacamata.

Bahkan, korban ini sudah datang ke BRI untuk bekerja.

“Tapi kemudian, R menelepon korbannya dan menyebutkan bahwa kerjanya diundur,” ucapnya.

Korban pun, kata Maradona, merasa kaget dan mulai menaruh curiga pada pelaku.

Hingga akhirnya, kata Maradona, korban melaporkan pelaku Rancung kepada polisi.

Rancung, lanjut Maradona, akhirnya ditangkap saat meminta uang pelicin yang belum dilunasi korban, di rumah korban.

Maradona menambahkan, uang hasil tipu-tipunya ini, digunakan Rancung untuk berfoya-foya, dan membeli ayam adu.

“Ayam adunya ini sudah kami sita sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Maradona menyebutkan, tersangka R, yang berprofesi sebagai pengangguran ini dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

“Tersangka Rancung terancam hukuman kurungan penjara 8 tahun,” sebut Maradona. (R011/Fey)

Baca berita lainnya: Modus Jadi Penyalur Pegawai PT KCI, Wanita Muda di Depok Ini Diringkus Polisi

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Garut Positif Corona Jadi Dua, Pasien Pernah Kontak Langsung dengan 110 Orang

GARUT, ruber.id - Warga Garut, Jawa Barat positif terjangkit COVID-19 tambah satu. Jadi total warga Garut positif corona menjadi dua.

ODR di Sumedang Tembus 18.303, Positif Rapid Test COVID-19 Jadi 14 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Hanya ada satu warga Sumedang, Jawa Barat yang terinfeksi virus corona hingga Sabtu (4/4/2020). Selain itu,...

Hasil Rapid Test 3 Praja Putri IPDN Positif Imunitas Lemah, Senin Dites Swab

JATINANGOR, ruber.id - Setelah hari kemarin, hasil rapid test COVID-19 untuk praja putri IPDN Jatinangor imunitas positif lemah, dua praja putri lainnya...

Peresmian RSUD Pandega Pangandaran via Teleconference

PANGANDARAN, ruber.id - Melalui teleconference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Gedung RSUD Pandega milik Pemkab Pangandaran, Sabtu (4/4/2020).

Perbatasan Sumedang Bandung di Jatinangor Dijaga Ketat Aparat Gabungan

JATINANGOR, ruber.id - Wilayah perbatasan Bandung - Sumedang di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dijaga ketat aparat gabungan. Jumat (3/4/2020)...