Uzbekistan-Prancis: Kolaborasi yang Makin Menguat Menuju Masa Depan

Uzbekistan-Prancis
Foto istimewa/ruber.id

BERITA INTERNASIONAL, ruber.id – Presiden Prancis Emmanuel Macron berencana untuk mengunjungi Uzbekistan pada 1-2 November 2023.

Uzbekistan dan Prancis, telah menjalin kerja sama yang erat sejak mereka menjalin hubungan diplomatik pada Maret 1992.

Hubungan ini, telah terus berkembang, menciptakan kemitraan yang bermanfaat bagi kedua negara.

Kunjungan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev ke Prancis pada Oktober 2018 menandai awal dari babak baru dalam hubungan bilateral.

Selama kunjungan ini, berbagai pertemuan dan negosiasi tingkat tinggi dilakukan. Termasuk, pertemuan dengan Presiden Majelis Nasional Perancis Yaël Braun-Pivet dan perwakilan perusahaan dan lembaga keuangan terkemuka Perancis.

Kedekatan strategi pembangunan di Uzbekistan dengan program reformasi pemimpin Prancis menciptakan kesamaan dalam pendekatan kedua negara terhadap isu-isu global dan regional.

Hal ini, telah mendorong hubungan Uzbekistan-Prancis ke tingkat yang lebih tinggi. Memungkinkan kerja sama regional dan internasional yang lebih erat, serta upaya bersama dalam menghadapi tantangan zaman.

Baca juga:  Profil Timnas Prancis di Piala Dunia 2022, Mbappe atau Benzema Jadi Tumpuan?

Kebijakan regional Uzbekistan yang mengutamakan hubungan konstruktif dengan negara-negara Asia Tengah telah menciptakan lingkungan regional yang mendukung tujuan kebijakan luar negeri Prancis di wilayah tersebut.

Hubungan tingkat tinggi juga semakin meningkat, dengan kelompok persahabatan Uzbekistan-Prancis yang aktif beroperasi di Senat dan Dewan Legislatif Oliy Majlis.

Anggota parlemen dari kedua negara secara teratur berdiskusi, untuk memperdalam dialog antarparlemen.

Kerja Sama di Forum Multilateral

Selain itu, Uzbekistan dan Prancis juga bekerjasama dalam berbagai forum multilateral. Seperti PBB, Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa, dan Uni Eropa.

Prancis, menjadi mitra ekonomi yang penting bagi Uzbekistan, dengan kerjasama perdagangan-ekonomi, investasi, dan keuangan-teknis yang semakin intensif.

Saingan ekonomi seperti “Veolia,” “Suez,” “EDF,” “Total Eren,” “Voltalia,” “Orano,” “Airbus,” dan lainnya telah berhasil beroperasi di Uzbekistan. Terutama, di sektor utilitas, energi, dan transportasi.

Baca juga:  Gempa 7.2 Magnitudo Terjang Haiti, 277 Orang Tewas

Kerja sama ekonomi ini, dipantau melalui Komisi Antarpemerintah untuk Kerja Sama Perdagangan dan Ekonomi, yang berfungsi sebagai platform penting untuk mengidentifikasi bidang-bidang baru kerja sama.

Selain itu, hubungan budaya dan kemanusiaan antara Uzbekistan dan Prancis terus berkembang.

Pameran budaya seperti “Harta Karun Oase Uzbekistan” di Museum Louvre di Paris dan “Jalan Menuju Samarkand. Keajaiban Sutra dan Emas” di Institut Dunia Arab di Paris telah memperkenalkan warisan budaya Uzbekistan kepada masyarakat Prancis.

Asosiasi Studi Seni dan Sejarah Era Temurid serta Asosiasi “Avicenna-France” di Prancis telah memperkuat minat terhadap sejarah dan warisan Uzbekistan.

Kota kembar antara Uzbekistan dan Prancis, seperti Rueil-Malmaison-Bukhara dan Lyon-Samarkand, juga memperkuat hubungan persahabatan dan budaya antara kedua negara.

Selain itu, Uzbekistan memberikan perhatian besar pada studi bahasa, sastra, dan budaya Prancis, dengan ribuan guru mengajar bahasa Prancis kepada siswa di Uzbekistan.

Baca juga:  Peringatan Keras! Iran Bisa Hancurkan Israel dalam Sekejap

Banyak universitas di Uzbekistan telah mendirikan departemen bahasa Prancis, memperkuat hubungan akademik antar negara.

Forum pendidikan Uzbek-Prancis juga telah diadakan dengan sukses, memperkuat hubungan dalam berbagai bidang. Termasuk pariwisata, arkeologi, desain, dan lainnya.

Dalam bidang pelestarian warisan budaya, Prancis telah membantu dalam proyek restorasi di Uzbekistan, seperti restorasi lukisan dinding “Duta Besar” di Museum Afrosiab.

Turis Prancis juga semakin tertarik untuk mengunjungi Uzbekistan, yang telah mempromosikan potensi pariwisata mereka dengan baik di Prancis.

Perkuat Kerja Sama

Kunjungan Presiden Macron ke Uzbekistan diharapkan akan memperkuat kerja sama yang telah tumbuh dengan baik dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, dapat membuka jalan bagi pencapaian hasil yang lebih produktif dalam berbagai bidang.

Dengan dasar yang kuat ini, hubungan Uzbekistan-Prancis memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa depan.