Elon Musk Tantang Putin Duel Satu Lawan Satu, Respons Pengikutnya di Twitter Mengejutkan

Elon Musk Tantang Putin Duel Satu Lawan Satu, Respons Pengikutnya di Twitter Mengejutkan
Foto Twitter @elonmusk

BERITA INTERNASIONAL, ruber.id – Pendiri Tesla Elon Musk, membuat cuitan di Twitter yang sangat mengejutkan.

Ia menantang Presiden Rusia Vladimir Putin berduel satu lawan satu dan siapa pun yang memenangkan pertarungan, berhak atas Ukraina.

Cuitan Elon Musk di Twitter

“Dengan ini saya menantang Vladimir Putin dalam pertikaian satu lawan satu dan Ukraina sebagai taruhannya,” tulis Musk sembari menuliskan nama Putin dalam alfabet Rusia.

Kenekatan Musk juga ditambah dengan menandai akun resmi Kremlin “Bagaimana @KremlinRussia_E” imbuh Musk.

Alih-alih mengejek Rusia, Musk malah dapat omelan dari pengikutnya.

Menurut mereka, tidak seharusnya bos Space X itu menjadikan Ukraina sebagai bahan taruhan.

“Sudah tidur sana Elon,” tulis akun @somospostpc, akun resmi Alex Barredo seorang fotografer kenamaan yang menyuruh Elon Musk lebih baik tidur dan tidak ikut campur dalam konflik.

Baca juga:  Twitter Blokir Otomatis Cuitan Kebencian

“Kamu tidak bisa menjadikan negara lain sebagai taruhan. Kalaupun kamu menang, kemenangan (Ukraina) juga bukan hadiah darimu,” tulis akun @clairegcoleman penulis kenamaan berkebangsaan Australia.

Masih banyak lagi komentar yang justru menyudutkan Musk, karena cuitannya yang dianggap merendahkan martabat Ukraina.

Komentar paling epik datang dari akun Twitter @RNR_O yang memberikan gambar GIF, memperlihatkan seorang anak kecil berlatih Judo dengan orang dewasa yang tinggi badannya dua kali lipat.

Namun, si anak kecil ini berhasil menumbangkan orang dewasa.

Musk yang bertinggi sekitar 180 sentimeter menyebut dirinya akan sangat mudah menumbangkan Vladimir Putin, yang bertinggi hanya 169 sentimeter.

Namun, footage tersebut justru memperingatkan Musk, kemenangan bukan dilihat dari fisik.

Baca juga:  PD II Lebih Dahsyat Dibanding Perang Rusia-Ukraina

Bahkan, lawan yang terlihat besar pun akan kalah jika menganggap remeh rivalnya.

Dalam invasi Rusia ke Ukraina, Musk memang dikenal vokal dalam membela Kyiv.

Bentuk dukungan kepada Ukraina salah satunya, yakni mengirimkan puluhan satelit Starlink yang akan membantu negara tersebut dalam menghadapi persoalan jaringan Internet.

Meski demikian, banyak orang mencibir perilaku Musk dengan cuitannya.

Bahkan, beberapa pemegang saham di perusahaan Musk mempertanyakan soal kelakuannya yang selalu menjadi kontroversi.

“Kami tidak mengerti apakah kemampuan teknisnya setimpal dengan perilakunya yang seperti badut sirkus di media sosial,” ujar salah satu pemegang saham di Tesla, yang tidak ingin disebut namanya. Seperti dilansir The Independent, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Penculikan Anak Imigran di Meksiko

Penulis: Ardini Maharani DS/Editor: Bam