Monday, 25 May 2020

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

Baca Juga

Kolaborasi Gamelan Sarioneng Parakansalak-Musik Debussy, Sekda Sumedang: Ini Pertama Dalam Sejarah Indonesia

SUMEDANG, ruber -- Gamelan Sarioneng Parakansalak (Koleksi Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang) dalam waktu dekat akan didentingkan untuk mengiringi Musik Debussy. Kolaborasi ini akan digelar...

Pemotor Tewas Usai Tertimpa Baliho Capres di Ciamis, Bawaslu: Pemasangan Harus Ikut Tanggungjawab

CIAMIS, ruber -- Bawaslu Ciamis menanggapi peristiwa yang menimpa seorang juru parkir, Sukarna (56), yang tewas paskamengalami kecelakaan tunggal akibat tertimpa baliho capres yang...

Resmi, Gelandang Muda Berbakat Italia Gabung Inter Milan

BolaPlus.ID, ruber -- Resmi, Inter Milan dikabarkan telah mendapatkan gelandang muda berbakat Italia, Stefano Sensi. BACA JUGA: Pemain Inter Milan Berdarah Indonesia Akan Dibuang ke...

Dinas Perdagangan Diminta Buat Regulasi Pengetatan Aktivitas di Pasar Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Pasar Tradisional di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjadi salah satu tempat yang rentan terjadinya penularan virus Corona (COVID-19).

SUMEDANG, ruber.id – Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB.

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyebutkan, situasi dan kondisi terkait penyebaran COVID-19 ini perlu lebih diwaspadai bersama.

Sebab, data hasil monitoring menunjukkan terjadi lonajakan pemudik yang datang dari wilayah zona merah.

“Kami memohon agar pemudik untuk melakukan isolasi mandiri secara konsisten di rumah masing-masing, untuk jangka waktu 14 hari ke depan,” sebutnya.

Jika mengalami gejala seperti demam, sesak napas, batuk, dan sakit tenggorokan segera menghubungi 119 atau hubungi Puskesmas terdekat.

Kemudian, kata Dony, sebagai ipaya penanggulangan sosial imbas COVID-19, Pemkab Sumedang akan memberikan bantuan sosial kepada warga yang masuk kategori miskin dan hampir miskin.

Bantuan, kata Dony, berupa pemberian sembako dan kebutuhan dasar lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah.

Dony juga mengimbau agar warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dan cuci tangan setelah beraktivitas.

“Kalau keluar rumah, baik itu berkendaraan atau tidak, dianjurkan memakai masker.”

“Apabila ada keluhan, agar berkata jujur disampaikan kepada tim medis, sehingga tim medis dapat mengidentifikasi penyakit yang diderita dengan benar,” tutur Dony.

Berikut Data Perkembangan COVID-19 di Sumedang:

  • Positif COVID-19
  1. PCR (SWAB): 1 orang,
  2. Rapid Test : 11 orang;
  • Pasien Dalam Pengawasan (PDP):
  1. Jumlah: 15 orang,
  2. Dalam Pengawasan/Dirawat: 9 orang,
  3. Selesai Pengawasan/Pulang: 6 orang;
  • Orang Dalam Pamantauan (ODP)
  1. Jumlah: 427 orang,
  2. Dalam Pemantauan: 343 orang
  3. Selesai Pemantauan: 84 orang;
  • Orang Dalam Risiko (ODR)
  1. Jumlah: 16.307 orang;
  • Orang Tanpa Gejala (OTG)
  1. Jumlah: 17 orang;
  • Rapid Test: Telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Sumedang sebanyak 447 orang. (R003)

BACA JUGA: FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Update Corona Pangandaran: 5 Orang Kontak Erat Dites Swab, 1 Pemudik Reaktif Rapid Test

PANGANDARAN, ruber.id - Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat telah melakukan tracing kasus COVID-19. Hal itu menyusul...

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).