NEWS, ruber.id – Kontingen Kota Banjar mulai mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Sebanyak 125 atlet bersama 47 official resmi dilepas Wali Kota Banjar, Sudarsono, dalam acara pemberangkatan di Pendopo Wali Kota Banjar, Jumat (6/11/2026).
Kota Banjar berangkatkan 125 atlet ke Porprov XV Jabar
Dalam arahannya, Sudarsono meminta seluruh atlet tampil dengan kepercayaan diri tinggi, menjaga kondisi fisik.
Selain itu, menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti pertandingan.
Ia menegaskan, keikutsertaan dalam Porprov harus menjadi momentum bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Sekaligus, membawa nama baik Kota Banjar di tingkat Jawa Barat.
Bahkan, Sudarsono memasang target agar kontingen Kota Banjar mampu menembus posisi tiga besar dalam perolehan prestasi.
“Jangan jadi juru kunci. Minimal tiga besar. Bagusnya tiga besar dari atas, bukan dari bawah,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan atlet, Pemkot Banjar juga menyiapkan bonus bagi mereka yang berhasil membawa pulang medali emas, perak, maupun perunggu.
Namun, nilai penghargaan tersebut akan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah.
“Kami akan berikan bonus bagi peraih medali,” ujarnya.
Di sisi lain, persiapan kontingen menghadapi Porprov XV masih dihadapkan pada persoalan keterbatasan anggaran.
Kebutuhan anggaran untuk Porprov Jabar 2026
Ketua KONI Kota Banjar, Soedrajat Argadiredja, menyampaikan, kebutuhan dana untuk pelaksanaan Porprov dan kegiatan kesekretariatan mencapai Rp1,05 miliar.
Sementara itu, dukungan anggaran yang tersedia terdiri atas Rp800 juta dari APBD Perubahan 2026 dan Rp250 juta dari APBD murni.
Kondisi tersebut, membuat KONI harus melakukan sejumlah penyesuaian agar seluruh kebutuhan kontingen tetap dapat terpenuhi.
Salah satu langkah penghematan dilakukan dengan membatasi masa menginap atlet dan official di hotel menjadi lima hari.
Selain itu, biaya konsumsi dialokasikan sebesar Rp30 ribu per orang, disertai pengurangan sejumlah pos pengeluaran lainnya.
Untuk menutup kekurangan pembiayaan, KONI Kota Banjar menerapkan skema subsidi silang dengan memanfaatkan sisa anggaran pembinaan try out dan pengadaan peralatan olahraga dari hibah KONI Tahap II APBD Murni.
“Kekurangan anggaran kami siasati melalui subsidi silang dari sisa alokasi pembinaan try out dan pembelian alat pada hibah KONI Tahap II APBD Murni.”
“Semoga keterbatasan ini, menjadi spirit untuk kemajuan olahraga Banjar di tingkat Jawa Barat menuju nasional,” ungkap Soedrajat.
Dengan kekuatan 125 atlet dan 47 official, kontingen Kota Banjar kini mengemban harapan untuk mencatatkan prestasi di Porprov XV Jawa Barat 2026.
Target tiga besar menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh atlet dan jajaran official.
Di tengah keterbatasan pembiayaan, konsistensi persiapan, semangat bertanding, dan kemampuan memaksimalkan potensi atlet akan menjadi bagian penting dalam perjuangan mengharumkan nama Kota Banjar.***




