23.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Tahun 2019, Baznas Sumedang Targetkan Himpun Zakat Rp34.9 Miliar

KETUA Baznas Sumedang H Ali Badjri saat melantik UPZ kecamatan se Sumedang. bay/ruang berita

SUMEDANG, ruber — Baznas Kabupaten Sumedang meminta pengurus UPZ baru lebih optimal dalam melakukan penghimpunan zakat, infaq dan sedekah.

BACA JUGA: Gali Potensi Muzaki, Baznas Sumedang Gandeng Disnakertrans

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumedang H Ali Badjri mengatakan tahun 209 diharapkan pengumulan zakat makin meningkat.

“Mudah-mudahan bisa membantu mengentaskan kemiskinan, sesuai harapan bupati,” katanya usai melantik pengurus UPZ (Unit Pengumpul Zakat) tingkat kecamatan se Kabupaten Sumedang, masa bakti 2019, di Gedung Negara, Jumat (5/4/2019).

Ali menuturkan, pencapaian hasil penghimpunan zakat yang terkumpul dan disalurkan kepada 8 asnaf dapat dilihat dari pencapaian hasil penghimpunan dan pemberdayaan zakat tahun 2018.

BACA JUGA:  Tahun 2020 MPP Sumedang Lebih Modern, Jadi Jembatan Penghubung Warga-Pemerintah
BACA JUGA:  Desa Pakualam Ajukan Revisi Perbup Sumedang soal Pengelolaan Wisata Burnong

“Jumlah penghimpunan zakat tahun lalu sebesar Rp32.5 miliar,” ucapnya.

Jumlah itu, kata dia, dialokasikan untuk asnaf fakir miskin sebanyak Rp21.5 miliar.

Kemudian fisabilillah, ibnu sabil, gharimin dan lainnya Rp7.1 miliar, serta amil sebanyak Rp3.9 miliar.

Lalu, untuk penghimpunan infaq dan sedekah pada tahun yang sama yakni sebesar Rp1.4 miliar.

Jumlah tersebut, dialkokasikan untuk bidang pendidikan Rp0.1 miliar, kesehatan Rp0.1 miliar, kemanusiaan Rp0.3 miliar, ekonomi Rp0.6 miliar, dan keagamaan Rp0.3 miliar.

“Asnaf yang pertama itu yaitu kemiskinan, fakir dan miskin, jadi kami jadikan mereka prioritas untuk dibantu,” ujarnya.

Kemudian, kata Ali, sesuai rencana kerja anggaran tahun 2019, maka target penghimpunan zakat yang harus dicapai sebesar Rp34.9 miliar.

BACA JUGA:  Desa Pakualam Ajukan Revisi Perbup Sumedang soal Pengelolaan Wisata Burnong

Nantinya, dari target itu akan dialokasikan untuk asnaf fakir miskin Rp21.3 miliar; fisabilillah, ibnu sabil, gharimin dan lainnya Rp9.5 miliar; dan amil Rp4.1 miliar.

BACA JUGA:  Tahun 2020 MPP Sumedang Lebih Modern, Jadi Jembatan Penghubung Warga-Pemerintah

Sementara, target penghimpunan infaq dan sedekah tahun ini mencapai Rp2.9 milyar.

Jumlah tersebut akan dialokasikan pada bidang ekonomi Rp0.4 miliar, pendidikan Rp0.2 miliar, kesehatan Rp0.2 miliar, kemanusiaan Rp1.1 miliar, dan keagamaan Rp1 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Baznas Sumedang juga turut memberikan bantuan dan santunan.

Di antaranya bantuan sapras keagamaan sebesar Rp234 juta, biaya pendidikan Rp42 juta, modal usaha produksi kaki dan tangan palsu Rp. 50 juta.

Selain itu, modal usaha pemberian cator (Becak motor) Rp2.5 juta, dan perbaikan rehab RTLH Rp70 juta.

BACA JUGA:  Cerita Bocah SD Gagalkan Pencurian di RSUD Sumedang

Kemudian, pembiayaan air bersih dan sanitasi Rp60 juta, penyandang disabilitas dan kursi roda Rp10 juta, dan komputer serta printer bagi UPZ dinas/instansi Rp24 juta.

“Jumlah total bantuan dan santunan yang kami serahkan sebanyak Rp600 juta, dari jumlah tersebut penerima manfaat sebanyak 306 orang dari 120 kepala keluarga,” tuturnya. bay

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles