NEWS, ruber.id – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Tasikmalaya menggelar kegiatan In House Training (IHT) selama dua hari, Rabu-Kamis, 8-9 Juli 2026.
Kegiatan ini, mengangkat tema “Menguatkan Kompetensi GTK Berbasis Data untuk Mewujudkan SMA Negeri 5 Tasikmalaya yang Unggul, Berkarakter, dan Berdampak”.
IHT di SMAN 5 Tasikmalaya, dorong lahirnya pendidik inspiratif
In House Training, menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
Kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh Kepala SMAN 5 Tasikmalaya, Hj Iis Suminar Rami.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa IHT menjadi momentum penting bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan. Terutama, untuk terus mengembangkan kompetensi profesional, sekaligus memperkuat budaya belajar di lingkungan sekolah.
Menurutnya, guru di era pendidikan yang terus berkembang tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi pembelajaran.
Tetapi juga, harus menjadi sosok inspiratif yang mampu membimbing, memotivasi, dan mendorong lahirnya generasi pembelajar yang adaptif, inovatif, serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, SMAN 5 Tasikmalaya menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman.
Salah satunya adalah Andi Gumilar, yang dikenal sebagai Media Inspirator Indonesia.
Dalam sesi bertajuk “Next Level Educator: The Art of Inspiring Education”, Andi mengajak para peserta untuk mengubah pola pikir (mindset) dalam menjalankan profesi sebagai pendidik.
Ia menekankan, guru tidak cukup hanya berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan. Tetapi juga, harus mampu menginspirasi serta mengembangkan potensi setiap peserta didik secara personal.
“Pendidik di level berikutnya (Next Level Educator) adalah mereka yang mampu membaca data perkembangan siswa. Lalu, mengemasnya dengan seni komunikasi yang menyentuh hati. Itulah esensi dari The Art of Inspiring Education,” ujar Andi di hadapan puluhan peserta IHT.
Melalui kegiatan ini, para guru dan tenaga kependidikan juga dibekali berbagai strategi implementatif berbasis data yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
Pendekatan tersebut, diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan karakter siswa.
Pelaksanaan In House Training ini, menjadi salah satu langkah nyata SMAN 5 Tasikmalaya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah agar mampu menjawab dinamika dunia pendidikan yang terus berubah.
Dengan kegiatan tersebut, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan wawasan secara teoretis. Tetapi juga, memiliki bekal praktis untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.
Melalui penguatan kompetensi tersebut, SMAN 5 Tasikmalaya optimistis dapat melahirkan peserta didik yang berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. ***






