Sejarah Hari Radio Sedunia

Sejarah Hari Radio Sedunia
Foto ilustrasi radio oleh cottonbro dari Pexels.

KOPI PAGI, ruber.id – Tanggal 13 Febuari, diperingati sebagai Hari Radio Sedunia. Peringatan ini, berawal dari peran radio sebagai media yang mampu merayakan kemanusiaan dalam segala bentuk keragaman.

Di sisi lain, radio juga menjadi platform untuk menebarkan segala bentuk informasi.

Sebelum Hari Radio sedunia terbentuk, beberapa negara melihat radio menjadi media yang kuat dalam merayakan berbagai keragaman.

Di tingkat global, radio pun menjadi media yang paling banyak masyarakat konsumsi.

Radio, juga berperan untuk menjangkau khalayak seluas-luasnya.

Penentuan Hari Radio Sedunia oleh UNESCO kali pertama pada tanggal 29 September 2011, dan akan diperingati pada tahun berikutnya.

Jadi, peringatan Hari Radio Sedunia pertama kali pada tanggal 13 Febuari 2012.

Baca juga:  Surat Kabar Sin Po, dari Terbit Hingga Jadi Koleksi Digital

Pemilihan Tanggal 13 Febuari

Direktur UNESCO memilih tanggal 14 Febuari karena merupakan tanggal ulang tahun layanan penyiaran internasional Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), yang terbentuk pada tanggal 13 Febuari 1946.

Konferensi Umum ke-36 UNESCO, kemudian memproklamirkan hari radio sedunia pada tanggal 3 November 2011.

Setelah sebelumnya, Kerajaan Spanyol mengusulkannya pada tanggal 20 September 2010.

Dewan Eksekutif UNESCO, kemudian memasukan agenda tersebut dalam agenda sementara untuk memproklamirkan Hari Radio Sedunia, pada tanggal 29 September 2011.

Setelah itu, UNESCO melakukan konsultasi luas pada tahun 2011 dengan berbagai pemangku kepentingan.

Hasilnya, jawaban yang UNESCO dapatkan adalah sebanyak 91% mendukung Hari Radio Sedunia.

Dukungan resmi juga mengalir dari berbagai lembaga penyiaran di seluruh dunia.

Baca juga:  Keris dan Sejarahnya

Hasil dari konsultasi tersebut, dapat terlihat dalam dokumen UNESCO 187 EX/13.

Setahun setelahnya, pada bulan Desember 2012, Majelis Umum PBB mengesahkan Hari Radio Sedunia.

Sehingga, menjadi hari yang dapat oleh semua negara anggota PBB rayakan.

Sejarah Radio