Sehatkah Hanya Minum Teh Manis Hangat saat Sahur? Ini Kata Pakar Gizi

Sehatkah Hanya Minum Teh Manis Hangat saat Sahur
Foto ilustrasi from Pixabay Istockphoto

TIPS & HOBI, ruber.id Dalam menjalankan ibadah puasa, banyak yang merasa malas mengonsumsi makanan berat saat sahur. Alhasil, mereka memilih meminum segelas teh manis hangat sebagai menu sahur.

Memang, sebagian orang kuat menjalankan puasa seharian meskipun hanya sahur dengan meminum segelas teh manis hangat.

Namun, amankah dan sehatkah jika kita hanya minum segelas teh manis hangat untuk sahur?

Penjelasan Pakar Gizi

Dikutip dari Antara, Pakar Gizi Klinik dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo Fiastuti Witjaksono mengatakan, dirinya sering menemukan orang yang sahur hanya minum teh biar gampang, karena malas bangunnya dan mengunyah makanan tengah malam.

“Itu tidak boleh dilakukan kalau kita mau mendapatkan manfaat yang optimal saat puasa Ramadan,” katanya.

Baca juga:  Tips Memilih Skincare yang Tepat

Menurutnya, berpuasa selama bulan Ramadan bisa membantu menjaga kadar glukosa darah, menurunkan kadar LDL(Low-density lipoprotein/kolesterol jahat). Menjaga tekanan darah, membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 6-10 persen dan diastolik 3,8- 10 persen pada pasien hipertensi.

Namun untuk mendapatkan semua manfaat optimal puasa, Fiastuti mengungkapkan, Anda membutuhkan jumlah asupan makanan dan minuman yang cukup dan lengkap saat sahur yang merupakan awal dari puasa.

Jadi, lanjutnya, saat makan sahur, Anda disarankan untuk menyantap aneka makanan yang mengandung sumber karbohidrat seperti nasi, oat, kentang atau bihun; protein seperti ikan, ayam, telur, tahu dan tempe dan sedikit minyak untuk menimbulkan rasa enak pada makanan.

Baca juga:  Atasi Perut Kembung Tanpa Bantuan Obat

“Selain itu, sebaiknya ada sayur dan buah tinggi serat untuk menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama. Kuncinya (buah dan sayur) supaya tidak kelaparan, haus, perbanyak konsumsi sayur dan buah,” katanya.

Disamping itu, Anda juga perlu meminum air sekitar 2-3 gelas yang boleh dikombinasikan dengan susu saat sahur.

Makanan Manis saat Berbuka Puasa

Kemudian saat berbuka puasa, Anda disarankan menyantap makanan manis seperti kurma, kolak dan koktail buah sebanyak satu porsi. Jangan terlalu berlebihan agar kadar glukosa darah tak tiba-tiba melonjak naik.

“Makanan manis cukup satu porsi, tidak berlebihan. Tidak boleh sejak buka hingga mau tidur terus saja makan makanan manis karena menyebabkan kadar glukosa darah meningkat,” tutur Fiastuti.

Baca juga:  Tips Perawatan Kulit Kering

Setelah menjalankan ibadah salat magrib, kata Fiastuti, baru Anda bisa mulai menyantap makanan lengkap seperti saat sahur.

Yakni mengandung karbohidrat, protein, sedikit minyak, ditambah sayur dan buah serta minum sekitar 4 gelas air sampai waktu tidur.

Kemudian, saat berbuka dianjurkan makan dalam porsi kecil. Karena, lambung sudah 14 jam tak terisi makanan, dan jika langsung diisi makanan porsi besar pasti lambung kaget.

“Salah satu keteraturan makan saat berpuasa yakni menjaga lambung dengan mengisi porsi kecil,” katanya.

Editor: R004