Thursday, 2 Apr 2020

Abut Berhasil Budidayakan Teh Ungu dari Bunga Telang di Pangandaran

Baca Juga

Digugat Partai Berkarya, KPU Pangandaran Bongkar Kotak Suara Pemilu 2019

PANGANDARAN, ruber -- Hadapi gugatan Partai Berkarya senasional, KPU Pangandaran bongkar kotak suara Pemilu 2019 di dua gudang, Rabu (26/6/2019). Kasubag Umum KPU Pangandaran Imam...

Demi Menjaga Suasana Kondusif, Polsek Tanjungmedar Ajak Masyarakat Tidak Memakai Knalpot Bising

SUMEDANG, ruber -- Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjungmedar, Polres Sumedang, Iptu Supriyadi mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Tanjungmedar untuk sadar dan tidak memakai knalpot bising. BACA JUGA:...

Peparpenas 2019, Pecatur Disabilitas asal Pangandaran ‘Krisna Aji’ Siap Wakili Jabar

Peparpenas 2019, Pecatur Disabilitas asal Pangandaran (Krisna Aji) Siap Wakili Jabar PANGANDARAN, ruber.id -- Krisna Aji, 15, siswa SLB Bina Harapan Pangandaran dipastikan akan mewakili...

Jaksa Masuk Kampus, Mahasiswa Calon Bidan dan Perawat di Ciamis Diajak Tangkal Kabar Hoaks

CIAMIS, ruber -- Kejari Ciamis ajak mahasiswa calon bidan dan perawat di Stikes Muhammadiyah Ciamis untuk menangkal kabar hoaks. BACA JUGA: Berantas Peredaran Narkoba, Puluhan...

PANGANDARAN, ruber.id — Budidaya bunga telang atau yang lebih dikenal dengan sebutan teh ungu, berhasil dikembangkan oleh Dedi Kurniadi alias Abut.

Awalnya, warga Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ini menanam bunga telang hanya untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Namun, setelah beberapa kerabat dan tetangga Abut mencoba mengkonsumsi, permintaan pesanan semakin banyak lantaran dirasa ada khasiatnya.

Semula dirinya menanam bunga telang untuk dikonsumsi, akhirnya menjadi salah satu lahan bisnis karena banyak yang memesan.

Untuk memanfaatkan peluang bisnis ini, akhirnya Abut memanfaatkan pekarangan rumahnya yang berukuran 140 meter persegi dengan ditanami 250 batang pohon bunga telang.

Dari 250 batang pohon bunga telang yang ditanam, kata Abut, setiap hari dirinya berhasil memanen 150 gram bunga telang kering.

Sementara, dirinya menjual bunga telang itu senilai Rp1.500/gram yang dikemas menggunakan plastik ukuran 10 gram.

Jadi, Abut menjual bunga telang itu per 10 gram dengan harga Rp15.000.

Abut menjelaskan, proses penanaman bunga telang tergolong mudah. Mulai dari penanaman hingga berbunga hanya membutuhkan waktu 2 bulan.

Jika sudah berbunga, maka setiap hari akan terus berproduksi hingga berusia 5 tahun.

Kemudian, proses pengeringan bunga telang itu cukup dijemur selama 3 hari. Setelah kering, daya tahan untuk bisa dikonsumsi sebagai stok bisa bertahan hingga 7 bulan ke masa expired.

Abut menerangkan, selain berpotensi sebagai lahan bisnis, bunga telang juga bisa dijadikan sebagai salah satu bahan pengobatan tradisional.

Hal itu dibuktikan dengan tetangga Abut yang menderita stroke selama 3 tahun kini sudah mulai membaik, lantaran mengkonsumsi minum teh bunga telang secara rutin.

Selain itu, bunga telang juga bermanfaat sebagai tanaman hias rambat yang bisa ditanam di pekarangan rumah agar terkesan alami dan tradisional.

Abut berharap, dari peluang budidaya bunga telang ini ada konsumen besar untuk mengembangkan bisnis rumahan tersebut. (R001/smf)

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.