Salah Ayam, Disdik Kota Bandung Luncurkan Buku Kumpulan Cerpen Pelajar SD

Img
Img

KOTA BANDUNG, ruber.idDinas Pendidikan Kota Bandung menerbitkan buku berjudul Salah Ayam, di Jalan Supratman, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/8/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar meluncuran langsung buku kumpulan cerpen hasil karya terbaik pelajar Sekolah Dasar (SD) se Kota Bandung ini.

Menurut Hikmat, kumpulan cerpen dalam buku berjudul Salah Ayam ini merupakan hasil literasi pelajar SD se Kota Bandung melalui bimbingan langsung para pengawas dan penulis buku.

Lahirnya karya tulis ini, kata Hikmat, diharapkan dapat menambah minat baca. Tidak hanya kalangan pelajar saja, tetapi juga hingga kalangan orang tua.

“Dinas Pendidikan Kota Bandung sangat mengapresiasi sekali peluncuran buku hasil literasi ini.”

Baca juga:  Hadapi Era Industri 4.0, Kohati Badko Jabar dan Cabang Banjar Sharing is Caring

“Hasilnya sangat positif sekali karena mampu menjadi wadah kreatif untuk memberikan ilmu dalam dunia pendidikan,” ujar Hikmat usai peluncuran buku Salah Ayam, di Jalan Supratman, Kota Bandung.

Sementara, Penulis Buku Motivasi Juliani Rohmayati Sari mengatakan, buku kumpulan cerpen para pelajar ini patut mendapat apresiasi tinggi.

Sebab, kata Juliani, buku ini lahir dari hasil daya imaji para pelajar tingkat SD di Kota Bandung dalam menulis cerita pendek atau cerpen.

“Ini merupakan kumpulan tulisan karya anak-anak Sekolah Dasar yang memiliki talenta luar biasa.”

“Menurut saya ini harus terus didorong dan difasilitasi dengan baik. Buku ini ada tiga tema yakni tentang kebersihan, penggunaan gawai dan lingkungan,” ucap Juliani.

Baca juga:  Pertama di Indonesia, Telkom University Gelar Wisuda via Metaverse

Selain diapresiasi berbagai pihak, orang tua siswa juga mengaku senang karena pihak Dinas Pendidikan Kota Bandung telah mengapresiasi karya tulis anak-anak mereka.

Rencananya, pengenalan buku Salah Ayam ini akan dilakukan secara luas melalui workshop yang akan diikuti seluruh pelajar berbakat se Kota Bandung, Jawa Barat pada 6 September 2019 memdatang. roska