Refleksi Pemilu 2019, Bawaslu Pangandaran Diminta Jangan Kekurangan Anggaran Pilkada

Img
BAWASLU Pangandaran melaksanakan kegiatan refleksi pelaksanaan Pemilu 2019 di salah satu hotel Pangandaran, Jumat (30/8/2019). dede/ruber.id
BAWASLU Pangandaran melaksanakan kegiatan refleksi pelaksanaan Pemilu 2019 di salah satu hotel Pangandaran, Jumat (30/8/2019). dede/ruber.id

Refleksi Pemilu 2019, Bawaslu Pangandaran Diminta Jangan Kekurangan Anggaran Pilkada

PANGANDARAN, ruber.id — Pelaksanaan fungsi pengawasan pada Pemilu 2019 di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjadi acuan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdulah Dahlan dalam acara refleksi pelaksanaan Pemilu 2019 di salah satu hotel Pangandaran.

Abdulah mengatakan, refleksi tersebut dapat melihat adanya catatan-catatan yang penting dan kekurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

“Refleksi ini juga sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi Pilkada 2020 mendatang,” kata Abdulah kepada ruber.id, Jumat (30/8/2019).

Baca juga:  Cimplung, Makanan Olahan Khas Kampung asal Pangandaran

Selain itu, kata Abdulah, refleksi sangat penting sebagai akuntabilitas (pertanggungjawaban) organisasi selama pelaksanaan Pemilu 2019.

“Maka dari itu, Bawaslu Pangandaran harus melakukan evaluasi dari sekarang untuk penguatan persiapan menuju Pilkada 2020.”

“Beberapa hal yang menjadi kekurangan harus diperbaiki, sedangkan yang sudah baik tentu harus ditingkatkan,” ujar Abdulah.

Abdulah menambahkan, secara umum kemampuan penyelenggaraan Pemilu juga harus diperhatikan dari segi anggarannya.

“Bawaslu jangan sampai kesulitan soal anggaran, harus diupayakan cukup untuk Pilkada nanti. Tentu perlu ada loby ke Pemkab,” tambah Abdulah.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawan menyampaikan capaian kinerja Bawaslu selama pelaksanaan Pemilu 2019.

“Kami sampaikan bagaimana melaksanakan fungsi pengawasan selama Pemilu kemarin.”

Baca juga:  KPU Tetapkan Dua Pasangan Calon di Pilkada Pangandaran 2020

“Mulai dari adanya temuan pelanggaran, pelaporan dan kami juga meminta masukan kepada seluruh elemen masyarakat terkait kekurangan yang ada,” sebut Iwan. dede ihsan