24.4 C
Indonesia
Minggu, September 19, 2021
spot_img

Puluhan Warga Purworejo Terima Uang Ganti Rugi Bendungan Bener

BERITA PURWOREJO, ruber.id – Sebanyak 56 warga Kabupaten Purworejo, JawanTengah menerima pembayaran uang ganti rugi (UGR) dan pelepasan hak atas tanah yang terdampak pembangunan Bendungan Bener.

Warga pemilik bidang tanah mengaku puas dengan nominal ganti rugi. Karena, sesuai dengan diharapkan.

Warga Terdampak Bendungan Bener Gapat Ganti Untung

Plt Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Purworejo Budiono, menyebutkan, dari 56 bidang tersebut. Sebanyak 18 bidang di Desa Guntur dan 10 bidang di Desa Kedung Loteng. Sedangkan 28 bidang lainnya berada di Desa Bener, Kecamatan Bener.

Budiono menjelaskan, sejauh ini bidang tanah terdampak pembangunan Bendung Bener. Yang sudah selesai pembebasan dan telah dibayarkan UGR-nya sebanyak 1.551 bidang. Sementara total bidang tanah yang terdampak pembangunan Bendungan Bener sebanyak 4.200 bidang.

BACA JUGA:  Masih Jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Purworejo Pasang Papan Larangan di Gunung Tugel
BACA JUGA:  PPKM Darurat Purworejo Terbaik se Jawa Tengah

“Jadi masih ada sekitar 2.600 bidang yang masih harus dibayarkan uang ganti ruginya. Nantinya, pembayaran akan terus dilakukan melalui proses dan mekanisme yang berlaku,” kata Budiono.

Kasi Sengketa BPN Purworejo Tukiran menambahkan, dalam pembayaran UGR kali ini, ada dua orang yang berhalangan hadir. Satu orang terpapar Covid-19, dan satu lainnya terkena stroke. Menyikapi kondisi ini, tim pengadaan tanah terjun langsung ke lapangan. Untuk jemput bola melayani penerima uang ganti rugi.

“Untuk melayani yang terpapar Covid-19, kami sudah sediakan semua APD (Alat Pelindung Diri) termasuk baju hazmat. Semua prosesnya dilakukan sesuai protokol kesehatan,” jelas Tukiran.

Sementara, Warga RT 02/04 Desa Bener, Amat Ismanto, 40, mengaku puas dengan nominal yang didapatkan. Dalam pemberian UGR kali ini, ia mendapatkan Rp647 juta dari bidang tanah seluas 384 meter persegi.

BACA JUGA:  Efektif Putus Mata Rantai Corona, Warga Purworejo Diminta Disiplin Gunakan Masker
BACA JUGA:  Pasar Ditutup, Pedagang Hewan Kurban di Purworejo Diminta Jualan Online

Amat mengatakan, tanahnya dihargai Rp1.5 juta per meter. Amat mendapatkan harga tinggi karena lokasi tanah berdekatan dengan jalan provinsi. Nantinya, di atas tanah itu juga akan dibangun akses jalan dari Desa Wadas ke Bendung Bener.

“Di atas tanah saya juga ada tumbuh kembang pohon bambu dan pohon sonokeling. Itu juga ikut dihitung,” sebutnya. (R030/Purworejo)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles