NEWS, ruber.id – PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK) Ventura menggelar kegiatan sosial di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026).
Tak hanya menyalurkan ratusan paket sembako dan santunan kepada 150 anak yatim, perusahaan ini juga menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di area Pendopo dan Aula Kecamatan Tanjungsari tersebut, menjadi bagian dari agenda rutin perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial.
Selain itu, sebagai upaya untuk mendorong masyarakat agar lebih cerdas dan mandiri secara finansial.
PT MBK Ventura santuni 150 anak yatim di Tanjungsari
Assistant Regional Manager Region 8 PT MBK Ventura, Tuti Alawiyah, mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Tetapi juga, bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa di tengah berbagai kesibukan dan tantangan kehidupan, selalu ada ruang untuk saling memperhatikan, menguatkan, dan berbagi,” ujar Tuti.
Menurutnya, penyaluran sembako dan santunan anak yatim diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di lingkungan masyarakat.
Ia juga berpesan kepada anak-anak yatim penerima santunan agar terus belajar, menjaga sikap, dan berani mengejar cita-cita demi masa depan yang lebih baik.
“Kalian memiliki kesempatan untuk membangun masa depan yang cerah. Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan merasa sendirian. Karena, kepedulian dari lingkungan sekitar merupakan salah satu bentuk dukungan agar kalian terus melangkah maju,” tuturnya.
Di samping bantuan sosial, PT MBK Ventura menghadirkan edukasi literasi keuangan dari OJK sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan secara aman dan bertanggung jawab.
Tuti menilai, kemampuan mengatur keuangan merupakan hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam mengelola pendapatan keluarga, membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan finansial.
Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat diharapkan mampu mengelola keuangan secara lebih bijak, menghindari praktik keuangan yang merugikan, serta menyusun perencanaan masa depan dengan lebih baik.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima santunan. Tetapi juga, menambah wawasan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang baik, bijak, dan bertanggung jawab,” katanya.
Ia menegaskan, sinergi antara kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan literasi keuangan merupakan bagian penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Hal itu sejalan dengan tema kegiatan, yakni “Berbagi Kepedulian, Membangun Generasi Cerdas dan Mandiri Secara Finansial”.
Alasan dipilihnya Kecamatan Tanjungsari sebagai lokasi kegiatan sosial
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Sosial PT MBK Ventura, Rina Marliana, yang juga menjabat sebagai supervisor, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Rina menjelaskan, pemilihan Kecamatan Tanjungsari sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap aktivitas sosial di wilayah setempat.
Selain memberikan bantuan, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan program MBK Ventura.
Selain itu, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan melalui sosialisasi yang melibatkan OJK.
Menurutnya, edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat. Khususnya ibu rumah tangga, agar lebih produktif dan mampu mengembangkan usaha melalui pembiayaan yang dimanfaatkan secara tepat.
“Kami berharap ibu rumah tangga semakin produktif dan memiliki usaha sehingga pembiayaan dari MBK dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Rina.
Ia berharap, kegiatan tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta menumbuhkan kesadaran untuk membangun kehidupan yang lebih sejahtera, mandiri, dan bertanggung jawab.
Camat Tanjungsari apresiasi kegiatan sosial PT MBK Ventura
Di tempat yang sama, Camat Tanjungsari, Agus Beni Triyadie, mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan PT MBK Ventura.
Menurutnya, keberadaan suatu lembaga di wilayah harus dilihat dari manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Ia menilai, bantuan sembako dan perlengkapan sekolah bagi anak yatim serta masyarakat kurang mampu menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial yang patut diperhatikan.
Sementara itu, edukasi keuangan dari OJK dinilai penting untuk membantu warga memahami risiko pinjaman dan memilih layanan keuangan secara lebih hati-hati.
“Literasi mengenai pengelolaan keuangan secara aman dan bijak ini akan bermanfaat, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terkadang tergoda oleh tawaran pinjaman online dan layanan keuangan lainnya,” kata Beni.
Ia berharap, masyarakat dapat mengenali ciri-ciri pinjaman ilegal, memahami ketentuan pembiayaan.
Selain itu, memastikan legalitas lembaga keuangan sebelum memutuskan untuk meminjam dana.
Beni juga menilai edukasi tersebut perlu menjangkau lebih banyak warga. Terlebih, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari kalangan nasabah PT MBK Ventura. Tetapi juga melibatkan perwakilan pemerintah desa dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanjungsari.
Oleh karena itu, ia meminta para peserta turut menyampaikan kembali pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Apa yang didengar dan dipahami di sini diharapkan dapat disampaikan lebih lanjut kepada warga dalam berbagai kesempatan,” ujarnya.
Beni menekankan pentingnya sikap bijak sebelum mengajukan kredit, termasuk mempertimbangkan tujuan penggunaan dana dan kemampuan untuk mengembalikannya.
Menurutnya, pembiayaan usaha semestinya digunakan untuk kegiatan produktif. Sehingga, usaha dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumtif.
Ia mengibaratkan pembiayaan produktif sebagai pemberian kail, bukan ikan.
Artinya, masyarakat memperoleh modal untuk mengembangkan usaha. Sehingga, mampu meningkatkan penghasilan dan membangun kemandirian ekonomi.
“Pembiayaan usaha diberikan agar dikelola dan dikembangkan sehingga usaha masyarakat semakin maju. Berbeda dengan bantuan sosial yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, PT MBK Ventura berharap kepedulian sosial dan peningkatan literasi keuangan dapat berjalan beriringan.
Sehingga, masyarakat tidak hanya terbantu melalui bantuan langsung, tetapi juga memiliki pengetahuan untuk mengelola keuangan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. ***






