Sunday, 31 May 2020

PSBB Sumedang Dilanjut di Seluruh Kecamatan

Baca Juga

Kunjungi Ponpes di Ciamis, Menteri Susi Ajak Santri Gemar Makan Ikan

CIAMIS, ruber -- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cijantung dan Darussalam Ciamis, Senin (8/4/2019). Susi mengajak para santri...

Meski Hanya Ditandatangani 4 Komisioner, Pemusnahan Surat Suara Rusak di Pangandaran Diklaim Sah

PANGANDARAN ruber -- Penandatanganan berita acara pemusnahan surat suara rusak Pemilu 2019 di Kabupaten Pangandaran hanya ditandatangani oleh 4 orang komisioner KPU. BACA JUGA: Baru...

Kembangkan Portal Risiko COVID-19, BNPB Gandeng Universitas Indonesia

DEPOK, ruber.id - Setelah sukses menciptakan dan merilis Peta Daring Sebaran Covid-19, SiCovid-19 pada 19 Maret 2020 lalu. Gabungan...

Ups! Konsumsi Telat Datang, Anggota Dewan Ini Berang Lalu Robek Daftar Hadir

BULUKUMBA, ruber -- Legislator PAN Bulukumba Syamsir Paro, merobek lembaran daftar hadir yang memuat tandatangan para anggota dewan dan tamu undangan. Syamsir berang setelah mempersoalkan tidak...

SUMEDANG, ruber.id – PSBB Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dilanjut secara penuh di 26 kecamatan hingga 29 Mei 2020.

Kepastian Pembatasan Sosial Berskala Bersar (PSBB) penuh ini dituangkan dalam Keputusan Bupati Nomor: 443/Kep.235-HUK/2020.

Tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Sumedang dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

“Walaupun secara keseluruhan nilai evaluasi PSBB tahap 2 menunjukkan nilai Positif, tapi hingga kini belum aman dari corona,” jelas bupati.

Menurut Dony, tren kasus COVID-19 di Sumedang masih mengalami kenaikan.

Dalam PSBB tahap 2 kemarin, kata Dony, jumlah penderita COCID-19 naik tajam.

Dari hanya 3 kecamatan saja pada periode PSBB pertama, menjadi 6 kecamatan pada akhir PSBB tahap 2.

BACA JUGA: Pasien Positif Corona di Sumedang Bertambah Lagi, Berasal dari Ganeas

Bupati menjelaskan PSBB penuh akan dilaksanakan selama 10 hari ke depan, atau hingga 29 Mei 2020.

“PSBB penuh harus dilaksanakan karena jumlah pemudik masih terus bertambah.”

“Hari Selasa kemarin saja, tambahan Orang Dalam Risiko (ODR) pemudik sebanyak 118 orang sehingga totalnya menjadi 2174 orang dan tersebar di seluruh kecamatan.”

“Yang dikhawatirkan, akan terjadi penyebaran COVID-19,” sebutnya.

Dony menyebutkan, pemantauan di lapangan terhadap pemudik tidak bisa sepenuhnya dilakukan dan tergantung juga kepada kedisiplinan pemudik dalam menjalankan isolasi mandiri.

Dari 2174 pemudik, lanjut Dony, baru 500 orang yang dilakukan test swab secara masif, dan sekarang masih menunggu hasilnya.

“Sisanya akan terus dilakukan swab test, sehingga ada kejelasan pemudik terpapar atau tidak,” jelasnya.

Dony mengimbau warga Sumedang bersabar sehingga wabah virus corona ini bisa cepat berlalu.

“Dan kita bisa kembali kepada kehidupan normal seperti sedia kala,” sebutnya. (R003)

BACA JUGA: PSBB Sumedang Diperpanjang, Parsial di 12 Kecamatan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Jadi Zona Biru Corona, Bupati Sumedang Puji para Camat

SUMEDANG, ruber.id - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memuji kinerja 26 camat se Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bupati...

Minggu Pagi, Rumah Jompo di Sumedang Utara Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Rumah milik jompo di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Minggu (31/5/2020) pagi sekitar jam 09.30 WIB.

Dua Korban Tenggelam di Pantai Dadap Indramayu Ditemukan

INDRAMAYU, ruber.id - Dua korban yang hilang terseret arus di Pantai Dadap, Indramayu, Jawa Barat ditemukan meninggal dunia, Sabtu (31/5/2020) malam.

Warga Cilacap Ditemukan Tewas di Pantai Karang Tirta Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan Sabar, 25, di Pantai Karang Tirta, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (30/5/2020) malam jam 19.30 WIB.

Karantina Pemudik di Pangandaran Diakhiri 2 Juni 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat akan mengakhiri pemberlakuan isolasi khusus di gedung sekolah bagi para pemudik. Bupati...