Thursday, 2 Apr 2020

Pencarian 3 Korban Logsor di Bogor Dihentikan, Basarnas Siaga Pemantauan

Baca Juga

Pemda Sumedang Targetkan Dua Minggu Tuntaskan Permasalahan PKL Tampomas

SUMEDANG, ruber -- Pemerintah Kabupaten Sumedang bertekad segera menyelesaikan permasalahan PKL Tampomas. BACA JUGA: Pendapatan Menurun, Pedagang Pasar Sandang Sumedang Unjuk Rasa ke DPRD Hal itu terlihat...

Timsus 1901 Optimis Elektabilitas Jokowi Bisa Ungguli Prabowo di Jawa Barat

SUMEDANG, ruber - Timsus 1901 Sumedang mengklaim posisi elektabilitas paslon nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf hampir menyusul paslon nomor urut 2 Prabowo-Sandi. BACA JUGA: Timsus 1901...

Orang Gila Ngamuk di Pasar Inpres Sumedang, Pedagang Cilok Dilarikan ke Rumah Sakit

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengamuk di Pasar Inpres Sumedang, Kota Kaler, Sumedang Utara, Sumedang, Minggu (1/3/2020) pagi.

Korban Tenggelam di Sungai Citanduy Pangandaran Ditemukan Tewas

PANGANDARAN, ruber -- Supriyadi, 32, korban tenggelam di Sungai Citanduy, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ditemukan tewas, Sabtu (13/7/2019) sore jam...

BOGOR, ruber.id — Memasuki hari kesebelas, Basarnas Bandung resmi menghentikan pencarian 3 korban tertimbun longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (12/1/2020).

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah menyebutkan, tim SAR gabungan terdiri dari 95 personel melakukan pencarian pada jam 08.00 WIB.

“Namun, pencarian pada hari kesebelas ini masih tak membuahkan hasil,” ucap Deden melalui rilis yang diterima ruber.id, Ahad malam.

Hingga pukul 17.00 WIB, ketiga korban tanah longsor di Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor belum juga ditemukan.

Sehingga, operasi pencarian korban dihentikan pada sore hari ini.

Deden menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR yang telah mengikuti jalannya operasi SAR selama 11 hari pencarian 3 korban tertimbun longsor.

Operasi SAR, lanjut Deden, dinilai sudah tida efektif dan melewati berbagai pertimbangan.

Penutupan, kata Deden, dilakukan dengan pertimbangan dan diskusi bersama OSC dan asistensi dari kantor Pusat Basarnas.

“Mengamati kondisi operasi SAR yang kurang efektif karena tidak ditemukan lagi tanda-tanda penemuan korban serta juga mempertimbangkan kondisi personel,” ucap Deden.

Walaupun operasi SAR ditutup, lanjut Deden, khusus untuk Basarnas Bandung akan tetap melakukan operasi siaga pemantauan.

Khusus Basarnas, lanjut Deden, akan tetap melakukan operasi siaga pemantauan. Jika ada keluarga yang melihat tanda-tanda korban, tapi enggan untuk mengevakuasi bisa menghubungi Basarnas untuk melakukan evakuasi.

“Kami siap dan siaga,” kata Deden.

Operasi SAR ini juga di pantau langsung oleh Kepala Sub-Direktorat RPDO Basarnas, Agus Haryono.

Agus juga menyampaikan bahwa kondisi medan dan cuaca menjadi kendala dalam operasi ini.

Kondisi medan, ketebalan lumpur yang cukup menyulitkan tim SAR sehingga menyebabkan operasi ini kurang juga menemukan titik temu.

Ditambah lagi dengan akses alat berat yang tidak bisa masuk ke dalam lokasi kejadian.

Agus menilai, tim SAR gabungan telah melaksanakan tugasnya dengan baik, profesional, sinergi, tetap bekerjasama serta militansi yang tidak diragukan lagi.

Di akhir apel gabungan, Deden berharap seluruh tim SAR gabungan tetap solid dan selalu bergandengan dalam misi kemanusiaan.

“Mudah mudahan apa yang telah kita lakukan bisa dicatat menjadi amal ibadah,” ujarnya. (R003)

Baca berita lainnya: Tiga Korban Tertimbun Longsor di Bogor Belum Ditemukan, Basarnas Gunakan Ground Panatrating Radar

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.

Awasi Pemudik dari Zona Merah, 93 Kades di Pangandaran Diminta Laporkan Data Perantau

PANGANDARAN, ruber.id - Derasnya arus mudik dari zona merah COVID-19 dikhawatirkan akan memperluas penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.