21.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Pencarian 3 Korban Logsor di Bogor Dihentikan, Basarnas Siaga Pemantauan

BOGOR, ruber.id — Memasuki hari kesebelas, Basarnas Bandung resmi menghentikan pencarian 3 korban tertimbun longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (12/1/2020).

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah menyebutkan, tim SAR gabungan terdiri dari 95 personel melakukan pencarian pada jam 08.00 WIB.

“Namun, pencarian pada hari kesebelas ini masih tak membuahkan hasil,” ucap Deden melalui rilis yang diterima ruber.id, Ahad malam.

Hingga pukul 17.00 WIB, ketiga korban tanah longsor di Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor belum juga ditemukan.

Sehingga, operasi pencarian korban dihentikan pada sore hari ini.

Deden menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR yang telah mengikuti jalannya operasi SAR selama 11 hari pencarian 3 korban tertimbun longsor.

BACA JUGA:  Hari Ketiga, Pencarian Bocah Cianjur Belum Berhasil
BACA JUGA:  Cisayong-Sukaratu Tasikmalaya Longsor, Seorang Kakek Tertimbun, Ratusan Warga Terisolasi

Operasi SAR, lanjut Deden, dinilai sudah tida efektif dan melewati berbagai pertimbangan.

Penutupan, kata Deden, dilakukan dengan pertimbangan dan diskusi bersama OSC dan asistensi dari kantor Pusat Basarnas.

“Mengamati kondisi operasi SAR yang kurang efektif karena tidak ditemukan lagi tanda-tanda penemuan korban serta juga mempertimbangkan kondisi personel,” ucap Deden.

Walaupun operasi SAR ditutup, lanjut Deden, khusus untuk Basarnas Bandung akan tetap melakukan operasi siaga pemantauan.

Khusus Basarnas, lanjut Deden, akan tetap melakukan operasi siaga pemantauan. Jika ada keluarga yang melihat tanda-tanda korban, tapi enggan untuk mengevakuasi bisa menghubungi Basarnas untuk melakukan evakuasi.

“Kami siap dan siaga,” kata Deden.

Operasi SAR ini juga di pantau langsung oleh Kepala Sub-Direktorat RPDO Basarnas, Agus Haryono.

BACA JUGA:  Sungai Cikeruh Meluap Rendam Ratusan Rumah di Jatinangor, Warga Malah Foto Selfie
BACA JUGA:  Longsor Timpa 1 Rumah di Rancah, Pergerakan Tanah di Tambaksari

Agus juga menyampaikan bahwa kondisi medan dan cuaca menjadi kendala dalam operasi ini.

Kondisi medan, ketebalan lumpur yang cukup menyulitkan tim SAR sehingga menyebabkan operasi ini kurang juga menemukan titik temu.

Ditambah lagi dengan akses alat berat yang tidak bisa masuk ke dalam lokasi kejadian.

Agus menilai, tim SAR gabungan telah melaksanakan tugasnya dengan baik, profesional, sinergi, tetap bekerjasama serta militansi yang tidak diragukan lagi.

Di akhir apel gabungan, Deden berharap seluruh tim SAR gabungan tetap solid dan selalu bergandengan dalam misi kemanusiaan.

“Mudah mudahan apa yang telah kita lakukan bisa dicatat menjadi amal ibadah,” ujarnya. (R003)

Baca berita lainnya: Tiga Korban Tertimbun Longsor di Bogor Belum Ditemukan, Basarnas Gunakan Ground Panatrating Radar

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles