Tuesday, 4 Aug 2020

Pemohon e-KTP di Klaten Membeludak, Ini Keluhan Warga

Baca Juga

Bawaslu Kota Depok Lantik 33 Anggota Panwas Kecamatan

Bawaslu Kota Depok Lantik 33 Anggota Panwas Kecamatan KOTA DEPOK, ruber.id -- Bawaslu Kota Depok, Jawa Barat melantik dan mengambil sumpah/janji 33 Panwas Kecamatan se...

Segera Bangun Pusat Pemerintahan, Kantor Setda Pangandaran Jadi Gedung Negara

PANGANDARAN, ruber -- Pemkab Pangandaran akan segera mebangun kantor pusat pemerintahan. Sejauh ini, seluruh kantor dinas di lingkungan Pemkab Pangandaran masih ngontrak di rumah atau...

IRT asal Pasireungit Sumedang Jalani Bisnis Donat Sambil Mengurus Anak

  SUMEDANG, ruber -- Kesibukan menjadi seorang ibu rumah tangga tidak menjadi halangan bagi Nita Pebriyani untuk merintis usaha donat di Pasireungit, Paseh, Sumedang, Jawa...

Semarak Festival Kabaret se Jawa Barat bersama Sanggar Teater Sebelas April

ANGKREK, ruber.id - UKM Sanggar Teater Sebelas April Sumedang sukses menggelar festival kabaret. Festival yang digelar di Aula HES...

Pemohon e-KTP di Klaten Membeludak, Ini Keluhan Warga

KLATEN, ruber.id — Keluh kesah dialami ribuan warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penyebabnya, mereka kesulitan mengurus permohonan untuk e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik).

Diketahui, sejak Rabu (15/1/2020) kemarin, ribuan warga rela mengantre sejak dini hari di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Klaten demi mengurus e-KTP ini.

Pemicunya, kabar turunnya sebanyak 4000 keping e-KTP dari pemerintah pusat.

Pantauan di lokasi, dalam dua hari ini ribuan warga rela mengantre hingga berjam-jam demi pengurusan e-KTP tersebut.

Antrean tidak hanya terjadi di halaman kantor Dinas Dukcapil Klaten saja, tapi juga terjadi di lorong-lorong antarruangan.

Bahkan, hingga sampai di musala kantor Dukcapil menjadi tempat mengantre para pemohon e-KTP untuk menunggu nomor antrean dan waktu mereka dipanggil.

Demi mendapatkan nomor antrean awal, sejumlah warga pun rela menunggu sejak dini hari atau datang ke kantor Dukcapil sejak pagi buta.

Sekretaris Dinas Dukcapil Klaten Utami Setyaningsih menyebutkan, warga yang mengantre ini merupakan pendaftar baru.

Mereka belum memilik e-KTP, namun ada pula yang telah mengantongi surat keterangan (Suket), pengganti KTP sementara.

“Mereka ada yang ingin membuat baru dan menukarkan surat keterangan e-KTP sementara ke KTP aslinya,” ucapnya, Kamis(16/1/2020).

Utami menjelaskan, Dinas Dukcapil Klaten memang mendapatkan kiriman 4.000 keping KTP elektronik untuk dicetak dan dibagikan kepada warga yang telah melakukan proses rekam data.

“Pelayanan cetak e-KTP saat ini dibagi dua. Untuk pendaftaran baru dan yang mendaftar sejak 22 November 2019 lalu dalam sehari. Pelayanan cetak e-KTP hanya mampu sekitar 700 keping,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang pemohon e-KTP, Wahyuni yang juga pelajar SMK di Klaten mengaku, mencari KTP sejak pagi hingga siang. Tapi belum kebagian giliran dipanggil.

“Ini buat persiapan mencari kerja. Ya, sebelumnya, kami siapkan persyaratan untuk melamar kerjanya dulu.”

“Ini juga sudah mengantre sejak pagi, ini sudah jam 11.00, tapi belum dapat panggilan,” keluhnya. (R008/Jolar)

Baca berita lainnya: Rawan Longsor, Ini Titik Rawan Bencana versi BPBD Klaten

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta Ditemukan

PURWAKARTA, ruber.id - Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Waduk Jatiluhur, Desa Kemuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Korban...

Diberi Dua Tugas Baru, Tahun 2021 Insentif Ketua RT/RW di Pangandaran Naik Lagi

PANGANDARAN, ruber.id - Ketua RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diberikan dua tugas baru di tahun 2021. Pertama, mereka harus...

Viral Hiu Tutul Terdampar di Pantai Cipatujah: Jadi Spot Selfie, Lalu Dicincang Rame-rame

TASIKMALAYA, ruber.id - Seekor ikan hiu tutul terdampar dan ditemukan warga telah mati di Pantai Bubujung, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya,...

Pemkab Dorong Produk UMKM dan IKM di Pangandaran Tembus Pasar Global

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dorong produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan IKM (Industri Kecil dan Menengah) tembus...

Inter Milan Segera Perpanjang Kontrak 5 Pemainnya

SPORT, ruber.id - Inter Milan akan segera melakukan negosiasi untuk memperpanjang kontrak 5 pemain. Lima pemain ini dianggap menjadi...