Pementasan Teater Doea Tjerita dari Tanah Djawa Hadir di Tasikmalaya, Gratis!

Pementasan Teater Doea Tjerita dari Tanah Djawa Hadir di Tasikmalaya
Foto: Andy Kusmayadi/ruber.id

NEWS, ruber.id – Pencinta seni teater di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat bakal mendapat suguhan pertunjukan istimewa.

Kelompok seni legendaris Studiklub Teater Bandung (STB) akan tampil dalam rangkaian tur “Pentas Dua Kota” dengan membawakan pertunjukan monolog bertajuk “Doea Tjerita dari Tanah Djawa”.

Teater Doea Tjerita dari Tanah Djawa di Tasikmalaya, gratis!

Pementasan yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation ini, dijadwalkan berlangsung di Buleud Art Gallery, Jalan Pemuda Nomor 1, Kota Tasikmalaya, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Masyarakat, dapat menyaksikan pertunjukan tersebut secara gratis.

Dalam pementasan ini, STB menghadirkan dua repertoar monolog yang diadaptasi dan disutradarai oleh Ign. Arya Sanjaya.

Lakon pertama berjudul “Julungwangi”, adaptasi dari karya klasik “Antigone” milik Sophocles.

Baca juga:  Discover Lokal, Kompetisi untuk Kembangkan Pariwisata Kota Tasikmalaya

Pertunjukan tersebut, akan dibawakan oleh aktris Ria Ellysa Mifelsa.

Sementara monolog kedua bertajuk “Amangkurat”, diangkat dari karya sastrawan Goenawan Mohamad.

Lakon tersebut, akan diperankan oleh aktor Indrasitas dengan menghadirkan kisah historis penuh konflik dan pergulatan batin.

Pertunjukan juga, akan diperkaya unsur artistik tradisional melalui lantunan tembang oleh Sugiyati SA dan Muhammad Rakha.

Sementara, tata panggung digarap oleh Deden Syarif bersama Kemal Ferdiansyah.

Budayawan Tasikmalaya sekaligus pegiat teater, Ashmansyah Timutiah atau yang akrab disapa Bang Acong, menyambut positif kehadiran STB di Tasikmalaya.

Menurutnya, pertunjukan tersebut menjadi momentum penting bagi generasi muda dan komunitas teater lokal.

“Kehadiran STB di Tasikmalaya, menjadi suntikan energi kreatif bagi para pegiat teater muda. Ini kesempatan berharga untuk belajar langsung mengenai pengelolaan pementasan yang matang dan berkualitas,” ujarnya kepada ruber.id, Senin (18/5/2026) malam.

Baca juga:  Wakil Wali Kota Banjar Soroti Minimnya Infrastruktur Pertanian

Bang Acong mengapresiasi, pemilihan ruang alternatif sebagai lokasi pertunjukan.

Menurutnya, kekuatan seni pertunjukan tidak selalu bergantung pada gedung teater besar. Melainkan, pada kedekatan emosional antara pemain dan penonton.

Usai tampil di Tasikmalaya, rombongan produksi yang dipimpin Diana G. Leksanawati akan melanjutkan tur ke Sanggar Teater Djarum pada 23-24 Mei 2026.

Pementasan ini, menjadi kesempatan langka bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan teater berkualitas.

Selain itu, mengapresiasi karya seni dari Studiklub Teater Bandung. ***