Wednesday, 8 Jul 2020

New Normal Segera Dievaluasi, Bupati Pangandaran: Jika Efektif Kunjungan Pariwisata Diperluas

Baca Juga

Yogie: Pemkab Sumedang Harus Segera Lakukan Studi Kelayakan Irigasi Nagrog

Yogie: Pemda Harus Segera Lakukan Study Kelayakan Irigasi Nagrog Sumedang

PVMBG: Asap yang Keluar di Gunung Dawuan Tomo Sumedang, Mengandung Zat Berbahaya

PVMBG: Asap yang Keluar di Gunung Dawuan Tomo Sumedang, Mengandung Zat Berbahaya SUMEDANG, ruber.id -- Fenomena alam berupa asap berbau gas mirip elpiji yang keluar...

Ini Identitas Warga Majalengka yang Tewas Terlindas Truk di Ciamis

CIAMIS, ruber -- Kecelakaan lalu lintas menewaskan pengendara motor asal Majalengka terjadi di jalan raya Banjar-Ciamis, tepatnya pertigaan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Rabu (19/6/2019) sekitar...

Siap-siap! Pemerintah Buka 254.173 Lowongan CPNS 2019, Begini Detailnya

ruber – Walaupun informasi Lowongan CPNS 2019 belum diumumkan secara resmi, namun akun twitter @BKNgoid milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyampaikan detail jumlah...

PANGANDARAN, ruber.id – Memasuki pekan keempat penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Pemkab akan melakukan evaluasi pada Selasa 30 Juni mendatang.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, evaluasi akan melibatkan beberapa tim yang dibentuk bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten.

Penilaian itu pun dilakukan dalam rangka menyambut Smiling West Java Great Sale yang akan diberlakukan mulai 1 Juli hingga 30 Agustus 2020.

Apabila penerapan AKB dirasa efektif menekan angka penyebaran virus Corona, maka Pemkab akan memperluas kunjungan pariwisata.

“Kami lihat dulu dalam tiga minggu kemarin dampaknya seperti apa. Kalau bagus, wisatawan rombongan yang mau masuk Pangandaran dibolehkan,” kata Jeje, Minggu (28/6/2020).

Selain itu, tak sedikit kelompok masyarakat yang mengadu ke pihak Pemkab atas dampak dari pandemi virus Corona.

Seperti pengusaha jasa angkutan umum, pelaku entertainment (dunia hiburan) dan lain sebagainya.

“Mereka kami suruh buat tim dengan Gugus Tugas, seperti apa protokol kesehatannya dan dibahas pada waktu evaluasi nanti,” sebutnya.

Upaya tersebut, kata Jeje, tiada lain untuk menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat di Kabupaten Pangandaran pada masa AKB atau new normal ini. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: BUMDes Kertayasa di Pangandaran Ini
Raup Keuntungan Rp300 Juta per Bulan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Alokasi Anggaran COVID-19 Masih Tak Jelas, Janji Walikota Tasikmalaya Dipertanyakan

TASIKMALAYA, ruber.id - Janji Walikota Tasikmalaya Budi Budiman untuk transparan terkait alokasi anggaran COVID-19 hingga kini tak jelas...

Konvoi 50 Bus ke Pangandaran, Cara IPOBA Bangkitkan Dunia Pariwisata

PANGANDARAN, ruber.id - Selasa (7/7/2020), puluhan bus pariwisata dari berbagai perusahaan otobus (PO) memasuki objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

PURWOREJO, ruber.id - Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei...

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.