Milangkala ke 23 Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya

Milangkala ke 23 Forum Komunikasi Pencinta Alam Tasikmalaya
Pemotongan tumpeng simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan Hasanudin, dalam acara Milangkala ke 23 FKPAT. andy/ruber.id

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id – Ratusan anggota yang mewakili puluhan komunitas menghadiri puncak peringatan Milangkala ke 23 Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya (FKPAT), di Graha Mulia Permana, STIA Tasikmalaya.

Yel-yel FKPAT menggema di Graha Mulia Permana, STIA Tasikmalaya, di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (27/11/2021) malam.

Teriakan menyebut FKPAT itu ratusan anggota organisasi pecinta alam dari Kabupaten dan Kota Tasikmalaya teriakkan sambil mengacungkan kepalan tangan kanan ke atas kepala masing-masing.

Saat pelaksanaan perayaan ulang tahun, hadir mewakili Walikota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan Hasanudin.

Turut mendampingi Sekda, yaitu Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya dan Staf Ahli Bidang Organisasi Pemerintah Kota Tasikmalaya serta beberapa komunitas pegiat alam terbuka di Tasikmalaya.

Baca juga:  Melihat Keseruan Berbagi Takjil ala Komunitas di Tasikmalaya

Dalam sambutannya, Ivan menyampaikan apresiasi atas kiprah Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya (FKPAT) yang telah membuat karya nyata.

Khususnya, telah berperanserta mengambil peran dalam penanganan kebencanaan dan kelestarian lingkungan di Kota Tasikmalaya.

“23 tahun merupakan sebuah perjalanan cukup panjang. Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap rekan-rekan FKPAT tetap konsisten, bisa menjaga kelestarian lingkungan, dan menjaga ekosistem yang baik,” ungkapnya.

Ivan meminta, kepada anggota FKPAT bisa terus berperan aktif dalam menyikapi dan merespons lahan-lahan kritis.

Selain itu, sambung Ivan, bisa berinisiatif untuk melakukan reboisasi, menanam pohon, serta dapat berkoordinasi dengan dinas teknis. Untuk sama-sama menjaga kelestarian alam.

Saat ini, perkembangan ekonomi yang berbarengan pembangunan infrastruktur di Kota Tasikmalaya, terus meningkat sesuai visi misinya.

Baca juga:  Pasutri Pelaku Pamer Hubungan Intim pada Anak Berstatus Nikah Siri

Yaitu, menjadi pusat industri dan perdagangan.

Hal ini, kata Ivan, tentunya harus diimbangi dengan tetap menjaga aspek-aspek lingkungan dan kelestarian alam.

“Saya berharap, anggota FKPAT harus bisa menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan di manapun mereka tinggal,” ucap Ivan.

Rangkaian perayaan berlanjut dengan Talk Show Kilas Balik FKPAT dengan tema Sketsa FKPAT Era Milenial di Masa Pandemi.

Talk Show menghadirkan akademisi dari Universitas Siliwangi Dr. Dedi Djuliansyah, M.Si.

Kemudian, Kepala Bidang Advokasi dan Program PKBI Pusat Yudi Supriadi, dan Presiden Republik Aer Tasikmalaya Harniwan Obech.

Dalam kupasan talk show ada satu pesan untuk para pecinta alam Tasikmalaya. Agar tetap dan terus berkarya dengan memperbaiki manajemen organisasi, yang beradaptasi dengan inovasi dan teknologi yang berkembang saat ini.

Baca juga:  Pengusaha Tasikmalaya Kena Guna-guna

Penulis: Andy Kusmayadi/Editor: R003