Wednesday, 8 Jul 2020

Menurut Ahli Bahasa, Ocehan Ridwan Saidi soal Galuh Bisa Dipidanakan

Baca Juga

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

Deklarasi Damai Pilkades di Sumedang, Ini Pesan Danramil Cimalaka

CIMALAKA, ruber.id - Calon kepala desa dan seluruh jajaran Forkopimda Kecamatan Cimalaka deklarasikan Pilkades Damai, Selasa (3/3/2020). Deklarasi Pilkades...

Ada Pejabat Pemkot Banjar Diperiksa? FRDB Dukung KPK

KOTA BANJAR, ruber -- Selain menyoroti berbagai kebijakan pembangunan di Kota Banjar, Forum Reformasi Dinasti Banjar (FRDB) melakukan konsultasi langsung ke komisi pemberantasan korupsi...

Kang Emil Gagas Akses Transportasi Udara (Pangandaran-Bandung)

BANDUNG, ruber.id -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil menggagas akses transportasi udara Pangandaran-Bandung. Emil mengatakan, saat ini Pemprov Jawa Barat...

CIAMIS, ruber.id – Ocehan tokoh Betawi Ridwan Saidi seputar Galuh yang viral dan mengusik warga Ciamis, Jawa Barat bisa dipidanakan.

Sebelumnya, saat budayawan Ciamis menggelar aksi unjuk rasa, Bupati CiamisnH Herdiat Sunarya menyatakan akan melaporkan Ridwan Saidi ke pihak berwajib.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan ahli bahasa.

Di mana, menurut keterangan dari ahli bahasa itu, ocehan Ridwan Saidi terkait Galuh ini sudah memenuhi unsur pidana.

“Jadi unsurnya masuk, kata ahli bahasa,” ungkapnya di Mapolres Ciamis, Senin (18/2/2020).

Akan tetapi, kata kata Bismo, pihaknya belum menerima laporan terkait hal ini dari pihak manapun.

Selain belum mendapatkan laporan resmi, kata Bismo, saat ini juga belum ada elemen tertentu di Ciamis yang berkonsultasi terkait hal ini.

Bismo menyatakan, baru sebatas mengetahui bahwa Forkopimda Ciamis sudah melakukan pertemuan dengan bupati Ciamis menyikapi permasalahan Ridwan Saidi ini.

Bupati Ciamis, kata Bismo, sudah mengambil langkah terbaik dalam menyikapi permasalahan ini.

“Kami mengetahui bahwa Forkopimda sudah komunikasi dengan bupati. Jadi untuk saat ini, kami tunggu perkembangannya,” sebutnya.

Bismo menjelaskan, dalam kasus ini hendaknya mengedepankan proses tabayun (Mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar).

Di mana, kata Bismo, melalui tabayun ini, bisa mencari solusi penyelesaian terbaik.

Bismo mengimbau, kepada semua pihak tetap menjaga situasi tetap kondusif.

Bismo juga mengajak warga menunjukkan keluhuran budi atau budaya Galuh yang baik.

“Bahkan kita tahu sebelumnya, disampaikan bapak bupati untuk menjaga ketenangan dan selalu kondusif,” ujarnya. (R012/Akrim)

Baca berita lainnya: Polres Ciamis Ungkap Kasus Curanmor hingga Penyalahgunaan Obat, Pelaku Didominasi Warga Pangandaran

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua di Antaranya Kakak Beradik

TASIKMALAYA, ruber.id - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya berhasil menggagalkan dan menangkap kawanan pelaku curanmor.

Selasa Siang, Pangandaran Juga Diguncang Gempa

PANGANDARAN, ruber.id - Setelah gempa bumi 6.1 Magnitudo menerjang wilayah Jepara, Jawa Tengah, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa...

Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

KEBUMEN, ruber.id - Gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang wilayah Jepara, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2020) pagi. Gempa terjadi jam 05:54:44...