22.4 C
Indonesia
Selasa, November 30, 2021

Marc Marquez ‘Si Semut Merah’ Sapa Penggemar di Bandung

BANDUNG, ruber – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima kunjungan juara dunia MotoGP, Marc Marquez di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (9/2/2019).

Dengan mengenakan iket khas Sunda, rider asal Spanyol itu datang dalam rangka menghadiri gelaran Honda Sport Motoshow di Trans Studio Mall (TSM) Bandung.

Sebelumnya, Marquez berkeliling terlebih dahulu mengitari ruas jalan di Kota Bandung untuk menyapa warga dengan menumpangi bus Bandros. “Marc Marquez merasa sangat senang datang ke sini, diajak naik Bandros dengan komunitas motor,” kata Emil.

Usai menjamu makan siang dan menemani berkeliling di Gedung Sate, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Jabar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dengan PT. Daya Adicipta Motor mengenai komitmen pemesanan souvenir Honda kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) binaan Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA:  Keseruan Ridwan Kamil dan Bima Arya Cicipi Ulat Sagu, Kuliner Khas Papua

Penandatanganan dilakukan oleh Plt kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Taufik Budi Santosa dan Presiden Direktur PT Daya Adicipta Motora Krisgianto Lilikwargawidjaja, disaksikan langsung oleh Marc Marquez.

Emil mengatakan, kerjasama tersebut merupakan implementasi dari program One Village One Company dimana nantinya desa-desa di Jabar akan menerima pesanan merchandise dari Honda.

“Inilah contoh saya sebagai pemimpin mencari perusahaan. Jangan hanya sibuk dengan industrinya tapi menolong warga-warga di desa miskin melalui program. Jadi nanti merchandisenya yang dibuat oleh desa-desa itu dibeli oleh Honda dan dijadikan merchandise,” jelasnya.

Emil berharap, melalui kerja sama ini dapat menjadi pemicu bagi para pengusaha lainnya untuk bekerjasama dengan Pemprov Jabar dalam bidang lainnya.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Berharap Daerah di Jabar Beli Mobil Listrik

Beberapa program unggulan yang terbuka untuk dikerjasamakan dengan pengusaha atau swasta, diantaranya One Village One Company, One Pesantren One Product dan kerjasama penyusunan kurikulum SMK berbasis industri.

“Ini langkah awal dan implementasi kami meningkatkan peran pengusaha dalam skema pentahelix untuk membangun Jawa Barat juara lahir batin,” ujarnya. Red

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles