Longsor Rusak Jembatan Penghubung di Ciawi Tasikmalaya, Warga Setempat Terisolir Selama 2 Hari

Img
TIM gabungan membantu perbaikan jembatan di Desa Bugel yang rusak diterjang longsor. indra/ruber.id

TASIKMALAYA, ruber.id – Diguyur hujan deras pada Selasa malam (9/6/2020), jembatan penghubung di Desa Bugel Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya rusak dan hancur.

Jembatan penghubung Desa Bugel dan Margasari tersebut hancur setelah lahan sawah dan kebun di sekitar lokasi mengalami longsor dan menimpa jembatan.

Maman, 52, salah seorang warga Desa Bugel menuturkan bahwa bencana longsor ini telah mengisolir kampungnya selama 2 hari.

Bahkan lahan sawah dan kebun miliknya ikut hancur terseret longsor. Akibatnya, Maman mengalami kerugian lebih dari Rp2 juta.

“Total lahan warga yang terseret longsor semuanya kira-kira mencapai lebih lebih dari 1 hektar yang hancur akibat longsor kemarin dan mengakibatkan kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” kata maman saat di wawancarai (12/6/2020)

Baca juga:  Diduga Menyalahgunakan Wewenang, Oknum Pejabat Pemkab Tasikmalaya Dilaporkan ke Kejari

BACA JUGA: Carut Marut Bansos Penanganan COVID-19, Forsil RTRW Datangi Bale Kota Tasikmalaya Tuntut 6 Poin

Sementara itu Camat Ciawi Asep Suhendar mengatakan, untuk saat ini pihaknya tengah fokus pada pembebasan akses jalan penghubung.

“Dengan membuat jembatan sementara dengan bambu agar ada akses jalan dulu,” ungkapnya.

Dalam penanganan bencana longsor ini, banyak pihak yang terlibat. Di antaranya jajaran Polres Tasikmalaya, Polres Kota Tasikmalaya, Kodim Ciawi, BPBD Kabupaten dan relawan.

Mereka ikut diterjunkan untuk perbaikan askes jalan dan irigasi yang hancur diterjang longsor.

Sedangkan, persiapan pembangunan jalan sendiri, kata Asep, kemungkinan akan dilakukan minggu depan.

“Menunggu tanah kering dulu. Kita akan buat jembatan dulu agar kuat dilalui kendaraan dengan penyangga jembatan dari batangan rel bantuan dari PJKA,” ujar Asep.

Baca juga:  Taman Kota Tasikmalaya Dibuka, Warga Mulai Terlihat Nongkrong

Asep berharap masyarakat dapat bersabar karena perbaikan akan terus dikerjakan secepatnya. Asep juga menghimbau warga untuk ikut membantu perbaikan. (R020/Indra)