Berawal Cekcok di Pasar HPKP Tasikmalaya, Pria Ini Meregang Nyawa

TIM Inafis Polres Tasikmalaya Kota melalukan olah TKP korban penusukan di Pasar HPKP 2 Kota Tasikmalaya. indra/ruber.id
TIM Inafis Polres Tasikmalaya Kota melalukan olah TKP korban penusukan di Pasar HPKP 2 Kota Tasikmalaya. indra/ruber.id

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id – Cekcok berujung kasus penusukkan, hingga memakan korban jiwa terjadi di dalam Pasar HPKP 2 Blok C. Kampung Sukajaya RT 003/013, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (23/6/2021).

Tt, 30, warga Sindangkasih, Cigantang, Tasikmalaya ini harus meregang nyawa akibat dianiaya AP, 26, yang diketahui berasal dari Lampung.

Di lokasi kejadian, salah seorang saksi mata, Wawan Setiawan, 41, menerangkan, sekitar jam 06.00 WIB, korban sedang berada di lokasi kejadian. Namun tiba-tiba datang pelaku. Tidak lama kemudian, terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku di Pasar HPKP Tasikmalaya ini.

Korban Tt pun langsung berlari. Namun, dikejar oleh pelaku sambil membawa pisau. Tak lama kemudian, Wawan melihat korban jatuh tersungkur dengan posisi tertelungkup.

Baca juga:  KPK Periksa Saksi Kasus Suap Tersangka Walikota Tasikmalaya

Wawan kemudian membalikkan badan korban Tt. Saat dilihat korban sudah brrsimbah darah.

“Saya membalikkan badan korban dan melihat terdapat beberapa luka tusuk di bagian perut dan kepala yang sudah bersimbah darah,” terang Wawan.

Melihat kejadian di Pasar HPKP 2 Tasikmalaya tersebut, Wawan langsung melaporkannya ke Polres Tasikmalaya kota guna pengusutan lebih lanjut.

Setibanya di lokasi, petugas mengevakuasi korban dengan menggunakan APD lengkap. Belum diketahui pasti, apa penyebab atau motif yang melatarbelakangi korban dan pelaku cekcok di pasar hingga berujung pada kasus penusukkan ini.

Hingga berita ini ditulis, kasus cekcok di Pasar yang berujung pada tewasnya Tt ini, masih ditangani Polres Tasikmalaya Kota. (indra)

Baca juga:  KONI Kota Tasikmalaya Lepas Tim Perbasasi Menuju Seleksi BK Porprov 2022

BACA JUGA: Fortal Tasikmalaya Soroti Maraknya Kecelakaan Odong-odong: Perhatikan Uji Kelaikan