NEWS, ruber.id – Aktivitas anggota polisi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang satu ini di luar kedinasannya jarang dilakukan polisi pada umumnya.
Ya, Brigadir Irvan Egi Irwana memilih memanfaatkan waktu luangnya di luar jam dinas sebagai anggota SPK di Polsek Tanjungsari, Kabupaten Sumedang dengan berdagang.
Apa yang dilakukan Brigadir Irvan layak dicontoh. Meski masih tergolong muda namun semangat tinggi dalam mengisi waktu luangnya cukup tinggi.
Tiap hari, selepas menjalankan ibadah salat subuh, Egi menyempatkan waktu untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Untuk mengisi warung sembako berukuran 3×4 meter persegi di rumahnya.
“Iya, kalau waktu libur atau sudah lepas piket, saya di sini. Jualan sembako.”
“Alhamdulillah, buat nambah-nambah penghasilan,” ucapnya ditemui ruber.id di warung miliknya. Tepatnya, di Dusun Cimande RT 03/11 Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (24/6/2019).
Bagi Irvan, berdagang merupakan pekerjaan mulia dan halal.
Selama apa yang dikerjakannya ini tidak mengganggu tugas kedinasannya sebagai polisi, ia mengaku bahagia menjalani aktivitas di luar kedinasannya dengan berdagang seperti itu.
“Bagi waktunya juga gak repot, tiap hari, sebelum kerja, subuhnya ke pasar belanja buat warung.”
“Kalau lagi dinas, ada warga yang bantu jagain warung,” ucap ayah satu orang anak ini.
Pedagang Pasar Tak Menyangka Orang yang Dikenalnya Ternyata Anggota Polri
Sementara itu, Pedagang Sayuran di Pasar Tanjungsari Jajang Hermanto mengaku kaget begitu mengetahui pemuda yang merupakan langganannya ini merupakan anggota Polri.
“Awalnya gak tahu, karena waktu belanja tiap subuh itu gak pakai baju dinas.”
“Tapi setelah lama baru tahu anggota polisi itu pas belanja sore. Saya kaget karena pakai baju polisi.”
“Katanya, ada barang dagangannya yang habis jadi belanja pas ia pulang kerja,” tuturnya.
Jajang mengaku kagum dengan apa yang dilakukan Brigadir Irvan.
Sebab, di Pasar Tanjungsari hanya dia yang di luar sebagai anggota polisi juga nyambi sebagai pedagang.
“Saya kagum waktu tahu dia ternyata polisi. Di sini cuma dia, polisi yang juga berdagang.”
“Patut jadi contoh, karena apa yang dilakukannya menunjukkan semangat hidupnya tinggi,” ujarnya. ***






