Monday, 25 May 2020

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

Baca Juga

Barcelona vs Inter, Ujian Berat Conte Sebelum Derby d’Italia Kontra Juve

Barcelona vs Inter, Ujian Berat Conte Sebelum Derby d'Italia Kontra Juve ruberSPORT, ruber.id -- Setelah mampu menyapu bersih 6 laga di Liga Italia dengan hasil...

Warung Tatali Asih Polres Sumedang Maju, 2 Jompo asal Cisitu Terbantu

Warung Tatali Asih Polres Sumedang Maju, 2 Jompo asal Cisitu Terbantu SUMEDANG, ruber.id -- Dua jompo asal Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kecipratan rezeki...

Ingin Keliling Objek Wisata di Pangandaran Naik Marlin? Ini Tarifnya

PANGANDARAN, ruber.id -- Aturan terkait pengoperasian mobil wisata 'Marlin' di Kabupaten Pangandaran tengah dibahas. Mobil wisata tersebut merupakan hibah dari Pemprov Jawa Barat yang kini...

Sempat Dibantu Presiden Jokowi, Gadis Lumpuh di Pangandaran Ini Sudah 6 Bulan Tak Mampu Berobat

PANGANDARAN, ruber -- Irma Sukmawati, 19, gadis asal Dusun Mekarsari Rt03/04 Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran menderita penyakit lumpuh sejak usia tujuh bulan. Sejak...

GARUT, ruber.id – Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020).

Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut mrngonfirmasi kebenaran informasi ini.

“Benar (Dua PDP meninggal dunia),” kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Pemkab Garut Ricky R Darajat, kepada ruber.id, Kamis (2/4/2020).

Ricky menjelaskan, dua PDP meninggal dunia ini belum dapat dipastikan apakah positif atau negatif COVID-19.

“Karena hingga sekarang masih menunggu hasil laboratorium,” ucapnya.

Ricky mengungkapkan, dua PDP yang meninggal dunia ini berjenis kelamin laki-laki.

“Satu usia 20 tahun, dan seorang lainnya berumur 55 tahun,” ungkapnya.

Ricky menyebutkan, untuk meluruskan informasi yang beredar di tengah warga, pihaknya juga membenarkan jika PDP usia 20 tahun itu meninggal dunia.

“Tanggal 27 Maret itu diambil sampelnya dan hasilnya belum keluar dari Labkesda Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Ricky menjelaskan, PDP yang berusia 20 tahun ini sebelumnya dilaporkan sempat kabur dari ruang isolasi.

Hingga akhirnya, PDP tersebut ditemukan dan kembali menjalani isolasi di RSUD dr Slamet Garut.

Selain itu, kata Ricky, kedua pasien ini memang memiliki riwayat penyakit penyerta.

“Dua pasien meninggal dunia ini memiliki penyakit penyerta. Ketika datang ke rumah sakit mereka dalam kondisi sakit,” katanya.

Tidak Terjadi Penolakan saat Kedua Pasien Dimakamkan
Ricky mengakui, di sekitar lingkungan dua PDP meninggal dunia ini sempat terjadi keresahan.

Namun begitu, Ricky memastikan tidak ada penolakan pemakaman keduanya.

Hanya, warga meminta agar kedua PDP ini disemprot disinfektan di lokasi pemakaman dan warga juga meminta kejelasan statusnya.

Ricky berharap, ada penambahan rapid test oleh pemerintah.

Ini dikarenakan, saat ini kasus ODP dan PDP di Garut makin meningkat.

‚ÄúKami berharap ada rapid test yang cukup banyak. Sekarang kami hanya kebagian 250 rapid test.”

“Sedangkan ODP saja sampai saat ini sudah mencapai ribuan orang,” ujarnya. (R011/Fey)

BACA JUGA: Mereka yang Pernah Kontak dengan Warga Positif Corona di Garut, Sudah Dites dan Ini Hasilnya

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Update Corona Pangandaran: 5 Orang Kontak Erat Dites Swab, 1 Pemudik Reaktif Rapid Test

PANGANDARAN, ruber.id - Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat telah melakukan tracing kasus COVID-19. Hal itu menyusul...

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).