Sabtu, 8 Agu 2020

Kampanye Terbuka Tak Dihapus, KPU Pangandaran Targetkan Partisipasi Pemilih 77.5%

Baca Juga

Menurut Ahli Bahasa, Ocehan Ridwan Saidi soal Galuh Bisa Dipidanakan

CIAMIS, ruber.id - Ocehan tokoh Betawi Ridwan Saidi seputar Galuh yang viral dan mengusik warga Ciamis, Jawa Barat bisa dipidanakan.

Baby Allien di Pole Position, Rossi Start di Urutan 11, Ini Fakta Menarik Jelang MotoGP Jerman 2019

ruberSPORT -- Jelang MotoGP di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pebalap Repsol Honda Marc Marquez, akan mengawali balapan dari pole position, Ahad (7/7/2019) sesaat lagi. Ini jadi...

Ngebet Datangkan Nicolas Pepe, Inter Milan Siapkan Rp1.5 Triliun

BolaPlus.ID, ruber -- Setelah menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih, Inter Milan terus berbenah jelang musim kompetisi 2019/2020. Salah satunya, dengan terus mencari sosok pemain yang...

Tampil Menyerang, PSGC Ciamis Menang Tipis 1-0 atas Babel United

CIAMIS, ruber.id -- PSGC Ciamis sukses menekuk tamunya, Babel United dengan skor tipis 1-0, dalam laga lanjutan Liga 2 Indonesia pekan ke 15 Grup...

PANGANDARAN, ruber.id – Kampanye terbuka peserta pemilu atau calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2020 di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tidak dihapus.

Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengatakan, kampanye terbuka di tengah pandemi Corona akan diatur dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Tidak dihapus, tapi disesuaikan dengan protokol COVID-19, harus pakai masker dan jaga jarak,” kata Muhtadin kepada ruber.id disela acara sosialisasi Pilkada kepada ormas dan OKP, Kamis (9/7/2020).

Selain itu, kata Muhtadin, pihaknya tetap menargetkan tingkat partisipasi pemilih di angka 77.5%, sesuai target partisipasi nasional.

“Tidak ada penurunan target partisipasi pemilih, upaya pencapaiannya kami dengan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Muhtadin menyebutkan, pihaknya mulai menyosialisasikan pelaksanaan tahapan Pilkada di tengah kondisi yang tidak biasa ini.

Hal tersebut menyusul terbitnya Peraturan KPU Nomor 6/2020 tentang pelaksanaan Pemilu di tengah pandemi Corona.

Ada beberapa aturan teknis yang akan diterapkan pada pemungutan suara 9 Desember mendatang.

Di antara dari sekian banyak aturan yang digariskan, yakni KPU harus memfasilitasi masker dan sarung tangan plastik bagi pemilih.

Kemudian, tinta penanda bagi pemilih tidak dicelupkan, namun diteteskan oleh petugas. Jumlah bilik suara pun akan diperbanyak.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan teknis,” sebutnya.

Muhtadin menerangkan, inti dari PKPU Nomor 6/2020 itu adalah proses adaptasi tahapan Pilkada terhadap protokol kesehatan.

“Mulai dari APD bagi penyelenggara maupun APD untuk pemilih di TPS serta tata kelola kampanye,” terangnya. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: 1.479 Petugas KPU Pangandaran Dites Rapid

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini, 9 Warga Garut Positif Corona

GARUT, ruber.id - Gawat, ada penambahan 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona, Jumat (7/8/2020). Humas Gugus...

Sopir Truk Kabur Setelah Seruduk 3 Motor di Jatinangor Sumedang, 1 Tewas dan Tiga Luka-luka

JATINANGOR, ruber.id - Truk tangki seruduk 3 sepeda motor di Jalan Raya Bandung-Garut, di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020)...

BPJamsostek Raih Predikat WTM Untuk Laporan Keuangan dan Pengelolaan Program Tahun 2019

JAKARTA, ruber.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK diberi amanah untuk mengelola empat program Dana Jaminan Sosial (DJS). Yaitu Jaminan...

Insentif Guru Honorer di Pangandaran Sudah Dicairkan Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Insentif guru honorer di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah dicairkan, anggarannya sekitar Rp1.9 miliar. Sebelumnya, honor...

Sulit Sinyal, Pelajar di Banjarnegara Belajar Daring di Kuburan

BANJARNEGARA, ruber.id - Sulit sinyal, pelajar tingkat SMP di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belajar di kuburan.