Jalan Penghubung Sumedang-Subang Ambles 40 Meter, Waspada!

Jalan penghubung Sumedang-Subang ambles di wilayah Haurpapak, Surian. R003/ruber.id

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Jalan penghubung antara Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Subang. Tepatnya di Blok Haurpapak, Kecamatan Surian ambles.

Untuk itu, pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat yang hendak melintas di wilayah perbatasan Desa Surian dengan Desa Pamekarsari ini agar lebih berhati-hati.

Amblesnya jalan tersebut terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi akhir-akhir ini.

Santari, 60, warga yang sehari-hari melintas jalan tersebut, mengaku khawatir karena penurunan jalan akibat ambles di lokasi mencapai 10 sentimeter.

“Iya ambles sudah beberapa hari lalu,” ucapnya, di Surian, Sumedang.

Santari menyebutkan, kekhawatiran warga akan adanya jalan ambles makin menjadi ketika hujan deras turun.

Baca juga:  Jalan Perbatasan Ciamis Kuningan Ambles 10 Meter

Warga khawatir, nantinya jalan tersebut akan terputus bila terus-terusan kena guyuran hujan.

“Kami khawatir jalannya nanti putus karena terbawa oleh longsor,” ucapnya.

Panjang Jalan Ambles 40 Meter

Sementara, Camat Surian Deni Nurdani S menjelaskan, badan jalan di lokasi tersebut mengalami ambles sepanjang 40 meter.

Lokasi tepatnya, kata Deni, berada di ruas jalan penghubung Cisumur dan Nanggerang, blok Haurpapak.

Untuk sementara waktu, sambung Deni, penanganannya dengan cara pengurugan.

“Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Sumedang) sudah meninjaunya langsung.”

“Tapi karena ini insidential, jadi untuk sementara sudah Forkopimcam bersama masyarakat dan para kepala desa tangani secara bersama-sama,” sebutnya.

Deni menuturkan, selain Dinas PUPR Sumedang, Pemerintah Kecamatan Surian juga telah melakukan komunikasi dengan pihak Bendungan Sadawarna.

Baca juga:  Hayam, Spesialis Curanmor di Sumedang Akhirnya Ditangkap

Hal ini, yntuk penanganan secara permanen atas rusaknya ruas jalan alternatif penghubung Sumedang dengan Subang ini.

“Kami sedang mengomunikasikannya dengan pihak CSR Bendungan Sadawarna.”

“Jika ada bantuan, nantinya untuk membenahi gorong-gorong secara manual dengan masyarakat,” jelasnya.

Deni juga mengimbau warga yang melintas di lokasi jalan ambles untuk lebih waspada. Terutama, saat hujan turun.

“Jangan memaksakan melintasi jalur ini jika sedang turun hujan,” imbaunya.

Penulis/Editor: R003