Thursday, 2 Apr 2020

Hendra Sukarman: Yang Pantas Laporkan Ridwan Saidi Itu Keturunan Raja Galuh

Baca Juga

Perusahaan Konveski Milik Mahasiswa STITNU Al Farabi Pangandaran Tembus Luar Provinsi

PANGANDARAN, ruber.id -- Usaha konveksi airbrush karya Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi Kabupaten Pangandaran berhasil dipasarkan ke berbagai daerah di...

Kodim Depok Segera Laksanakan TMMD ke 107

DEPOK, ruber.id - Kodim 0508/Depok akan segera melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107. TMMD ke 107...

Ahok Hari Ini Bebas dan Bakal Menikah 15 Februari, Calon Istri Bagi-bagi Seragam Resepsi

ruber -- Rencana Pernikahan Basuki Cahya Purnama atau Ahok dengan Bripda Puput Nastiti Devi pada 15 Februari 2019, dibenarkan oleh keluarga Bripda Puput yang ada di...

Marc Marquez ‘Si Semut Merah’ Sapa Penggemar di Bandung

BANDUNG, ruber - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima kunjungan juara dunia MotoGP, Marc Marquez di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (9/2/2019). Dengan mengenakan iket...

CIAMIS, ruber.id — Ketua Pusat Study Ilmu Hukum Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis Hendra Sukarman SH angkat bicara menanggapi polemik Ridwan Saidi.

Menurutnya, statemen Bupati Ciamis beberapa waktu lalu yang akan melaporkan Ridwan Saidi kurang tepat.

“Ini karena persoalan legal standing-nya. Meski begitu, saya mengapresiasi keinginan bapak bupati karena melihat gejolak masyarakat Ciamis terhadap pernyataan Ridwan Saidi tersebut,” jelasnya.

Hendra menyarankan agar Bupati Ciamis dapat melaporkan pemilik konten di channel Youtube tersebut dengan pasal UU ITE.

BACA JUGA: Pemprov Jabar Akan Bangun Pusat Budaya Galuh, Bukti Ada Kerajaan di Ciamis

“Karena yang menyebarkan berita tersebut adalah Channel Youtube Macan Idealis,” terangnya.

“Biarkan nanti aparat hukum yang menilai. Apakah Macan Idealis memang sengaja menyebarkan percakapan wawancara tersebut, atau memang Ridwan Saidi sendiri yang meminta tema tersebut.”

Pasalnya, Hendra juga melihat Channel Macan Idealis membuat wawancara dengan narasumber yang sama dengan tema Sriwijaya Fiktif.

“Artinya ada pengulangan dengan tema yang mengundang kontroversi tersebut. Analisa hukum prespektif pemberitaan tentang Ridwan Saidi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Hendra menegaskan bahwa yang paling tepat untuk melaporkannya adalah ahli waris Kerajaan Galuh.

Ini, lanjut Hendra, mengingat legal standing-nya dalam kasus tersebut. Bisa dengan pembuktian Babad Cirebon, Babad Sumedang atau Babad Galuh sendiri.

“Yang pasti, memang yang pantas melaporkan adalah keturunan Raja Galuh,” tandasnya. (R004/akrim)

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.