Wednesday, 8 Jul 2020

Gandeng FFUI, PT Huntsman Indonesia Sediakan Hand Sanitizer Gratis Bagi Tenaga Kesehatan

Baca Juga

Lapuk Termakan Usia, Atap SD di Ciamis Ini Roboh

CIAMIS, ruber – Diduga lapuk lantaran termakan usia, satu lokal ruang kelas SDN 3 Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, ambruk pada Kamis sore (14/2/2019). BACA...

Tandang ke Semen Padang, Persib Yakin Bawa Tiga Poin

PERSIB, ruber -- Jelang laga ke 2 Liga 1 Indonesia 2019, Persib Bandung akan menghadapi perlawanan sulit dari tuan rumah Semen Padang, di Stadion...

Ada Restu dan Instruksi Partai, Adang Hadari Siap Tarung di Pilkada Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari menyatakan siap dan percaya diri untuk maju kembali di Pilkada Pangandaran 2020.

DMI Ciamis Tak Akan Ikuti Anjuran Salat Ganjil Genap, Ini Alasannya

CIAMIS, ruber.id - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis tidak akan mengikuti anjuran untuk melaksanakan salat berjemaah ganjil genap.

DEPOK, ruber.id – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) menjalin kerjasama dengan PT Huntsman Indonesia.

Kerjasama ini terkait penyediaan 24 metrik ton atau setara dengan 24.000 liter larutan hand sanitizer.

Donasi yang diberikan PT Huntsman berupa produk hand sanitizer ini akan dikirimkan ke kampus UI secara berkala. Yaiu sebanyak 4000 liter atau 4 ton/bulan selama 6 bulan.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh Dekan FFUI Dr. Mahdi Jufri, M.Si., Apt. dan Direktur PT Huntsman Indonesia Andry K. Wicaksono di kantor PT Huntsman Indonesia, Gandaria Site, Selasa (16/6/2020).

Adapun cakupan kerjasamanya meliputi donasi, izin produksi, dan produksi hand sanitizer yang dilakukan oleh PT Huntsman Indonesia.

Sedangkan FFUI, akan membantu proses izin di Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), melakukan uji kadar dan uji antimikroba produk.

Selanjutnya melakukan proses pengemasan, labelling sesuai aturan dari Kemenkes, hingga melakukan pendistribusian.

FFUI, kata dia, akan mendistribusikan hand sanitizer secara gratis bagi pihak yang membutuhkan.

Mulai dari rumah sakit atau Puskesmas di wilayah Kota Depok, yang mengajukan permintaan resmi.

Dekan FFUI, Mahdi Jufri mengapresiasi dukungan PT Huntsman, dalam pengadaan hand sanitizer ini.

Kolaborasi ini merupakan penerapan konsep triple helix. Yaitu kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pihak industri.

“Sejak langkanya hand sanitizer di pasaran, kami memproduksi hand sanitizer mandiri di laboratorium FFUI.”

“Kami juga membagikannya secara gratis kepada masyarakat dan rumah sakit atau klinik.”

“Namun, kami sering mengalami kendala akan terbatasnya bahan baku.”

“Kami berharap, kerjasama ini dapat memberikan impact bagi masyarakat dan dapat mendukung pemerintah dalam mengatasi penanganan COVID-19,” jelasnya melalui rilis yang diterima ruber.id.

Di tempat yang sama, Direktur PT Huntsman Indonesia Andry menyatakan, program ini merupakan bentuk pertanggungjawaban publik PT Huntsman Indonesia di masa pandemi COVID-19.

Huntsman Global, kata Andry, memiliki komitmen yang kuat untuk ikut berkontribusi sejak awal diumumkannya status pandemi COVID-19 oleh WHO.

Saat ini, kata Andry, PT Huntsman di Amerika, Swiss, dan Australia telah memproduksi dan mendonasikan hand sanitizer.

PT Huntsman Indonesia sebagai perwakilan wilayah Asia, akhirnya dapat ikut berpartisipasi.

PT Huntsman Indonesia mempunyai fasilitas produksi hingga kemampuan untuk memproduksi hand sanitizer dalam jumlah besar, di Gandaria Site.

“Akan tetapi, kami membutuhkan partner terpercaya dalam melakukan pendistribusian ke publik, dan FFUI kami nilai dapat mengemban kepercayaan ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, FFUI juga telah secara berkala mendonasikan hand sanitizer kepada masyarakat umum sejak Maret 2020.

Khususnya, bagi pengguna transportasi commuter line dan ke rumah sakit atau klinik.

Seperti RSUD Cibinong, RSAB Harapan Kita, RS Marzoeki Mahdi, TNI AL Surabaya, RSUI, RSCM, dan RSPI Sulianti Saroso. (R007/Moris)

BACA JUGA: Mau Lanjut Kuliah di UI? Dibuka Secara Online, Ini Jadwal dan Caranya

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Alokasi Anggaran COVID-19 Masih Tak Jelas, Janji Walikota Tasikmalaya Dipertanyakan

TASIKMALAYA, ruber.id - Janji Walikota Tasikmalaya Budi Budiman untuk transparan terkait alokasi anggaran COVID-19 hingga kini tak jelas...

Konvoi 50 Bus ke Pangandaran, Cara IPOBA Bangkitkan Dunia Pariwisata

PANGANDARAN, ruber.id - Selasa (7/7/2020), puluhan bus pariwisata dari berbagai perusahaan otobus (PO) memasuki objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Kasus Bayi yang Dikubur di Indekos di Purworejo Terungkap, Ini Penjelasannya

PURWOREJO, ruber.id - Kasus penemuan mayat bayi yang dikubur di halaman belakang indekos di Kelurahan Sindurjan, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Mei...

Kronologi Truk Batu Bara Masuk Jurang di Ciherang Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Truk batu bara bernomor polisi D 9057 BA masuk jurang dan nyaris menimpa rumah di Jalan Raya Cirebon-...

BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai sesama instansi pemerintahan, Basarnas dan BPBD memiliki irisan dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah kebencanaan.