DPRD Sumedang Apresiasi Program Rabu Ngangkot 2026

DPRD Sumedang Apresiasi Program Rabu Ngangkot 2026
Ist/ruber.id

NEWS, ruber.id – DPRD Kabupaten Sumedang mengapresiasi program Rabu Ngangkot yang dicanangkan Pemkab Sumedang, baru-baru ini.

Diketahui, Pemkab Sumedang resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Rabu Ngangkot” mulai tahun 2026.

Melalui kebijakan ini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan setiap hari Rabu. Seperti berjalan kaki, bersepeda, atau menaiki angkutan umum.

Program Rabu Ngangkot

Bupati Sumedang menjelaskan, program tersebut dirancang untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), mengurangi polusi udara.

Selain itu, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku transportasi angkutan kota (angkot).

“Langkah ini bukan hanya untuk efisiensi energi dan menjaga kualitas udara. Tetapi juga, memberikan dampak ekonomi bagi pengemudi dan pemilik angkot,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurna dalam rangka Hari Jadi ke-448 Sumedang, di $edung DPRD Sumedang.

Baca juga:  Resep dan Cara Penyajian Cobek Belut Khas Sumedang

Selain sektor transportasi, pemerintah daerah juga memperkuat komitmen dalam pengelolaan lingkungan.

Bupati menegaskan bahwa setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) wajib menyediakan fasilitas pemilahan sampah organik dan nonorganik.

Kebijakan ini, akan disertai sanksi bagi instansi yang tidak menjalankannya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk mengoptimalkan program rutin seperti “Rabu Bersih” dan “Jumat Bersih”.

Selain itu, mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan guna menekan volume sampah plastik.

Menurutnya, berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi daerah dalam menghadapi tantangan krisis global. Khususnya, yang berkaitan dengan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan hari jadi daerah sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan partisipasi publik dalam pembangunan.

Baca juga:  KPU Pangandaran Tetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Ia menilai perjalanan panjang Sumedang hingga usia ke-448 tahun menjadi fondasi penting untuk terus berkembang.

“Sumedang harus terus berbenah dan melangkah maju. Rasa memiliki dan kebanggaan sebagai warga daerah harus menjadi energi untuk berkontribusi dalam pembangunan,” tuturnya.

Dony menegaskan, fokus utama pemerintah adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah indikator pembangunan masih menjadi perhatian, seperti angka kemiskinan yang berada di kisaran 8%, tingkat pengangguran terbuka sekitar 6%.

Kemudian, kebutuhan peningkatan infrastruktur yang masih menyentuh sekitar 10% wilayah.

Ke depan, pemerintah daerah akan memprioritaskan program penanggulangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja.

Selanjutnya, peningkatan kualitas infrastruktur jalan, serta penguatan sektor pertanian.

“Semua kebijakan yang kami siapkan diarahkan untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Sumedang,” ucapnya.

Baca juga:  Warga Ujungjaya Sumedang Heboh, Temukan Mayat Bersimbah Darah dengan Luka Tusuk

DPRD Sumedang apresiasi program Pemkab Sumedang

Sementara itu, Ketua DPRD Sumedang Sidik Jafar mengapresiasi program Pemkab Sumedang tersebut.

“Tentunya kami sangat mengapresiasi program ini, dengan harapan kebijakan ini dapat berdampak langsung terhadap masyarakat. Khususnya untuk Rabu Ngangkot ini, dapat membantu para sopir angkutan dalam meningkatkan taraf kesejahteraannya,” katanya.