Sabtu, 15 Agu 2020

DMI Ciamis Tak Akan Ikuti Anjuran Salat Ganjil Genap, Ini Alasannya

Baca Juga

Misteri di Balik Angkernya Terowongan Tol Cisumdawu di Panyirapan Sumedang, Warga Sering Lihat Penampakan

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Setelah rampung dibangun, Terowongan Panyirapan di Jalan Tol Cisumdawu, tepatnya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang...

Dua Kaleng Cat Misterius Dikirim Driver Ojek Online ke Rutan, Isinya Mengejutkan

Dua Kaleng Cat Misterius Dikirim Driver Ojek Online ke Rutan, Isinya Mengejutkan KOTA DEPOK, ruber.id -- Rumah Tahanan atau Rutan Kelas II B Cilodong, Kota...

Cigangsa Festival Seni dan Kuliner, Bupati: Menu Makanan yang Dihasilkan Harus Khas Sumedang

SUMEDANG, ruber.id -- Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menghadiri Cigangsa Festival Seni dan Kuliner di Rest Area Kingslake, Jalan Raya Raden Umar Wirahadikusumah...

Ketua DPD Golkar Pangandaran Disomasi Fungsionaris Partai

PANGANDARAN, ruber.id - Ketua DPD Partai Golkar Pangandaran Muhamad Taufiq disomasi akibat ucapannya terhadap Erwin Mochamad Thamrin dan Yayan Sugiantoro.

CIAMIS, ruber.id – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ciamis tidak akan mengikuti anjuran untuk melaksanakan salat berjemaah ganjil genap.

Ketua DMI Ciamis Wawan S Arifien menyebutkan, telah menerima surat edaran mengenai salat Jumat dua gelombang ganjil genap, dari DMI Pusat.

Akan tetapi, kata Wawan, DMI Ciamis tidak akan mengikuti anjuran seperti dalam surat edaran tersebut.

“Meskipun surat edaran itu dari DMI Pusat tapi jangan digeneralisasi. Untuk Ciamis saya pastikan tidak bisa, karena masjid masih cukup.

“Untuk salat Jumat itu memang satu sif. Jika penuh, bisa dirapatkan (barisan) sedikit,” katanya di Masjid Agung Ciamis, Senin (22/6/2020).

Terkait dengan ganjil genap berdasarkan nomor ponsel, DMI Ciamis menilai hanya akan menambah rumit.

Karena pekerjaan takmir akan bertambah banyak karena juga harus mengecek suhu dan memastikan jarak antarjemaah.

“Yang mudah itu kenapa jadi dipersulit. Masa juga kami harus mengecek nomor handphone.”

“Kalau nomornya ada dua dan itu ada ganjil dan genapnya lantas bagaimana?,” ujar Ketua DKM Masjid Agung Ciamis ini.

Wawan menjelaskan, meski saat ini sudah memasuki fase new normal dan masjid dibuka, tapi pada kenyataannya jemaah yang datang ke masjid belum begitu banyak.

Masyarakat, kata Wawan, masih ada yang belum berani untuk datang ke masjid.

“Sebetulnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Di Ciamis sendiri, tiap salat Jumat, jemaah masih dapat ditampung satu kali gelombang.”

“Jika memang penuh dapat memanfaatkan halaman. Kondisinya normal saja, yang ke masjid dapat tertampung. Apalagi, sekarang new normal,” jelasnya.

Wawan pun menyarankan agar DMI Pusat bekerjasama dengan MUI. Lalu, membuat fatwa mengenai salat Jumat tersebut.

“Memangnya, seperti kendaraan di Jakarta, yang melintas di Jalan Sudirman, harus diatur ganjil genap. Pada intinya, yang bisa mudah kenapa dibikin sulit,” ucapnya.

Diketahui, Dewan Masjid Indonesia mengeluarkan surat edaran terkait tata cara salat Jumat.

Aturan ini dibuat dua gelombang dengan ganjil genap yang didasarkan pada nomor handphone jemaah.

Kebijakan ini dikeluarkan atas dasar masih ada masjid di Indonesia yang memiliki keterbatasan ruang salat.(R012/Akrim)

Baca berita lainnya: Soal Pegawai Yogya yang Disinyalir Salah Data, Ketua PIK COVID-19 Ciamis: Itu Tidak Benar, Hasil Swab Positif dan Valid

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Terus Melonjak, Total Akumulasi 67 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus melonjak. Sabtu (15/8/2020), ada tambahan 12 orang.

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.