Ditemukan Kasus Positif COVID-19, Unsil Tasikmalaya Kembali Kuliah Daring

Unsil Tasikmalaya Kembali Kuliah Daring
Tiga mahasiswa sedang berjalan di jalan utama kampus Universitas Siliwangi yang tampak sepi, sebab perkuliahan kembali dilangsungkan daring. ayu/ruber.id

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id – Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya kembali merumahkan mahasiswanya untuk melangsungkan perkuliahan.

Sebelumnya, sempat melaksanakan Perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT) dari 31 Januari 2022, hingga pada pekan kedua terkonfirmasi kasus positif dari kalangan dosen dan mahasiswa.

“Tracing dilakukan bekerjasama dengan Satgas Kota dan Puskesmas Kahuripan pada 10 Februari 2022.”

“Hasilnya, jumlah kasus meningkat, maka tanggal 14-20 Februari PTM jadi daring lagi,” kata Dr. H Asep Suryana Abdurrahmat, S.Pd., M.Kes. sebagai Ketua Pusat Komunikai, Informasi, dan Edukasi (PKIE) Unsil.

Asep juga menuturkan, syarat untuk mengikuti PTM Terbatas sesuai dengan Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

SKB tersebut dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama.

Baca juga:  Islah, Kasus Oknum Guru Pukuli 9 Santriwati di Tasikmalaya

Kemudian, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 05/KB/202l, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/ MENKES/ 6678/ 2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021.

Tentang, Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Namun, karena jumlah kasus positif meningkat setelah ditracing, Unsil berencana melaksanakan Vaksinasi COVID-19 Booster. Kepada mahasiswa, tenaga pendidik, dan dosen pada 21-22 Februari 2022.

Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan kembali perkuliahan secara langsung. Berikut laman pendaftaran http://s.id/BoosterUnsil.

“Kita coba sediakan setiap hari 500 dosis, dan bisa ditambah jika permintaan atau yang mengisi pendaftaran lebih dari itu.”

“Ini dilakukan karena waktu dilaksanakan vaksinasi tahap 1 dan tahap 2 di Unsil, peminatnya tidak sampai 600 orang.”

Baca juga:  Serunya Kemping Bermobil Bareng CVI di Geopark Galunggung Tasikmalaya

“Padahal saya sudah mengusahakan lebih dari 3000 dosis. Jadi untuk kuantitas kita melihat peminat aja,” tambahnya.

Bikin Mahasiswa Jadi Risau