27.4 C
Indonesia
Senin, September 27, 2021
spot_img

Diperiksa KPK 5 Jam, Dua Mantan Anggota DPRD Kota Banjar Ungkap Kronologis Suap APBD 2017

KOTA BANJAR, ruber.id – Mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sukiman dan mantan Ketua Fraksi Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar Soedrajat Argadireja tuntas menjalani pemeriksaan di KPK yang berlangsung selama 5 jam.

Dua mantan Anggota DPRD Kota Banjar ini diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam penyidikan terkait suap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017.

Sebelumnya, pemeriksaan dijadwalkan Jam 09.00 WIB, namun sempat mundur sekitar 2 jam dan baru dimulai sekitar Jam 11.00 WIB.

Sukiman dan Soedrajat Argadireja keluar dari Gedung Merah Putih sekitar Jam 16.00 WIB.

BACA JUGA:  Demo Mahasiswa, HMI Ciamis Tunggu Itikad Baik Bupati Herdiat

Soedrajat Argadireja yang akrab disapa Ajat Doglo mengaku, dirinya dicecar sebanyak 5 pertanyaan oleh penyidik KPK soal kronologis suap APBD 2017.

BACA JUGA:  Soal Suap APBD 2017, Mantan Anggota DPRD Banjar Siap Buka-bukaan di Hadapan Penyidik KPK

Selain itu, kata Ajat, dirinya menceritakan semua yang dirinya ketahui kepada penyidik antirasuah.

“Tak hanya soal suap APBD 2017, salah satu dari 5 yang ditanyakan penyidik adalah terkait ‘ticket’ fee proyek,” katanya kepada ruber.id melalui sambungan telepon, Rabu (8/1/2020).

Sementara, mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sukiman menambahkan, dirinya dicecar sebanyak 3 pertanyaan oleh penyidik KPK.

Salah satu dari 3 pertanyaan itu, kata Sukiman, soal suap APBD Kota Banjar tahun 2017 sebesar Rp80 juta.

Dirinya mengaku membeberkan soal uang suap yang diterima dan orang yang memberi uang tersebut.

BACA JUGA:  [BREAKING NEWS] Rabu Malam Ini, KPK Kembali OTT Kepala Daerah

“Semuanya yang diterima itu sebesar Rp240 juta untuk tiga anggota dewan. Saya ceritakan semua kepada penyidik,” sebutnya. agus purwadi

BACA JUGA:  Wali Kota Tasikmalaya Menangis Saat Rapat Paripurna, Ada Apa?

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles