21.4 C
Indonesia
Sabtu, September 18, 2021
spot_img

Di Kota Banjar, Tabloid Indonesia Barokah Sudah Menyebar

BANJAR, ruber — Kontestasi Pilpres 2019 dihebohkan dengan menyebarnya tabloid Indonesia Barokah yang berisi konten politik. Kota Banjar pun menjadi sasaran penyebaran tabloid tersebut.

BACA JUGA: Puluhan Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di Pesantren Pangandaran

Salah satu pengurus Masjid Baeturrahman, Nurjamil, 53, mengaku menerima kiriman paket yang berisi tabloid tersebut pada Selasa (22/1/2019), sekitar jam 14.00 WIB.

Kemudian dia membuka paket tersebut dan di dalamnya terdapat tiga eksemplar (tabloid).

Menurutnya, tabloid ini tidak langsung disebar karena isinya dinilai provokatif, kemudian dia melaporkan ke Panwaslu setempat.

“Tabloidnya tidak langsung saya terima, karena saya tidak ada di rumah, namun tetangga saya yang menerimanya dan mengatakan ada kiriman dari petugas pos yang ditujukan ke pengurus masjid.”

“Kemudian saya buka dan di dalamnya terdapat tiga eksemplar tabloid. Namun setelah dibaca ternyata kontennya seperti itu, lalu saya menyimpannya dan melaporkan ke Panwaslu Kecamatan Purwaharja,” katanya kepada ruber.

Petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Purwaharja, membenarkan adanya laporan terkait peredaran tabloid Indonesia Barokah dari pengurus Masjid Baiturrahman di Dusun Randegan II, RT 19/8, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja.

Tabloid tersebut dikirim melalui PT Pos Indonesia sebanyak tiga eksemplar yang terbungkus rapi menggunakan amplop warna coklat dengan alamat ditujukan ke pengurus masjid tersebut.

Tiga eksemplar tabloid Indonesia Barokah ini langsung diamankan petugas Panwascam Purwaharja dan akan diserahkan ke Bawaslu Kota Banjar.

“Kami amankan tabloid tersebut, dan akan kami serahkan ke ketua Bawaslu Banjar. Tabloid ini memang sudah tersebar di madrasah dan masjid-masjid di Kecamatan Purwaharja,” ujar Ketua Panwaslu Kecamatan Purwaharja, Yayat Hidayat.

Komisioner Panwaslu Kecamatan Purwaharja Andi Maulana mengatakan, hari Jumat (25/1/2019) kemarin tabloid itu langsung diserahkan sebagai alat bukti ke Bawaslu Kota.

“Yang berada di Purwaharja di dua masjid dan satu pesantren di daerah Mekarharja dan Raharja. Jumlahnya sembilan eksemplar. Informasi yang saya terima juga tabloid itu sudah disebar di 61 titik di Kota Banjar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Banjar Irfan Saeful Rohman menjelaskan, berdasarkan kajian Bawaslu Provinsi Jawa Barat, dirinya menunggu arahan dari pusat.

“Kita menunggu arahan dari pusat, terkait konten salah atau tidaknya, pusat akan bekerjasama dengan Dewan Pers.”

“Kita hanya mengimbau saja kepada masyarakat harus menjadi pemilih yang cerdas, pemilih yang rasional bukan transaksional, menyikapi berbagai persoalan dengan bijak, objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu diyakini kebenarannya,” ungkapnya. agus purwadi

loading…


BACA JUGA:  Sempat Gagal, Kini Opi Sukses dengan Usaha Cireng Mercon di Sumedang

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles