Wednesday, 8 Apr 2020

Corona Mewabah, Warga Ciamis dan Pangandaran Diminta Tunda Resepsi Pernikahan

Baca Juga

Live Musik Band Polisi Polres Ciamis Hibur Pemudik di Pos Pam Alun-alun

CIAMIS, ruber -- Polres Ciamis menggelar panggung hiburan di Pos Pengamanan Alun-alun sejak H-6 selama mudik lebaran 2019, Kamis (30/5/2019). Penampilan live musik dari band...

Jual Pil Sapi ke Pelajar, 2 Pemuda Diringkus Polres Klaten

Jual Pil Sapi ke Pelajar, 2 Pemuda Diringkus Polres Klaten KLATEN, ruber.id -- Pengedar pil sapi atau dikenal pil koplo dengan sasaran para pelajar diringkus...

Palestina dan Khilafah Islamiyah

Palestina dan Khilafah Islamiyah OLEH: Rianny Puspitasari, S. Pd., M. Pd. OPINI, ruber.id -- Gaza kembali membara. Diketahui, pada 12 November 2019 lalu, Israel menewaskan seorang...

Bupati Jeje Janjikan Segera Bangun Jembatan Ambruk di Pangkalan Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran akan segera memperbaiki jembatan yang ambruk di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengakui...

CIAMIS, ruber.id – Warga Ciamis dan Pangandaran, Jawa Barat diminta menunda resepsi pernikahan dan menjauhi kegiatan bersifat keramaian.

Imbauan dari Polres Ciamis dan Kodim 0613/Ciamis ini disampaikan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19.

Sebelumnya, polisi bersama Forkopimda Kecamatan Kalipucang membubarkan resepsi pernikahan di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kalipucang, Pangandaran, Rabu (25/3/2020).

Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra mengatakan akan membubarkan kegiatan yang bersifat mengumpulkan banyak massa seperti resepsi pernikahan.

“Jadi sejalan dengan imbauan pemerintah, warga kami harapkan menunda acara resepsi pernikahan.”

“Bukan melarang nikah, silakan saja akad nikahnya didahulukan, tapi resepsinya ditunda sampai waktunya memungkinkan,” sebutnya, Kamis (26/3/2020).

Dalam beberapa waktu terakhir, kata kapolres, di Ciamis dan Pangandaran masih ada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dengan mengumpulkan banyak massa.

“Kami imbau secara persuasif, ingatkan agar membubarkan kegiatan,” ucapnya.

Senada, Dandim 0613/Ciamis Letkol Arm. Tri Arto Subagio berharap warga Ciamis dan Pangandaran mengikuti seluruh anjuran pemerintah.

Saat ini, kata dandim, di Ciamis dan Pangandaran memang masih zero corona, tapi warga harus tetap waspada.

“Ciamis masih zona hijau untuk COVID-19, ini harus kita pertahankan bersama.”

“Untuk itu, mari taati bersama anjuran pemerintah. Tetap waspada, karena ancaman dari COVID-19 ini serius,” tuturnya. (R012/Akrim)

BACA JUGA: Anggota DPRD Ciamis Gugat Balik Mantan Istrinya di Polda Jabar

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...