SPORTS  

Como Gilas Juve 2 Gol Tanpa Balas, Fabregas: Juventus adalah Real Madrid-nya Italia!

Como Gilas Juve 2 Gol Tanpa Balas, Fabregas
Como melibas Juventus dengan dua gol tanpa balas pada matchday 26 Serie A, Sabtu (21/2/2026) malam. Foto from Instagram @comofootball

SPORTS, ruber.id – Como sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Juventus dengan skor meyakinkan 2-0.

Tampil berani sejak menit awal, tim asuhan Cesc Fabregas langsung mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat Mergim Vojvoda pada menit ke-11.

Juventus yang mencoba bangkit justru kembali kebobolan di babak kedua.

Maxence Caqueret menggandakan keunggulan Como pada menit ke-61, sekaligus memastikan tiga poin berharga klub milik pengusaha Indonesia tersebut.

Fabregas: Juventus adalah Real Madrid-nya Italia

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku bangga bisa menang di kandang salah satu klub terbesar Italia.

Fabregas menilai, Juventus mengalami perubahan signifikan sejak ditangani Luciano Spalletti.

“Sejak kedatangan Spalletti, Juventus mengalami peningkatan luar biasa. Banyak orang hanya melihat hasil terakhir, tetapi mereka bermain sangat baik.”

“Bagi saya, Juventus adalah Real Madrid-nya Italia,” ujar Fabregas dikutip dari akun X jurnalis Italia, Nicolo Schira, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.

Baca juga:  Dibidik Atalanta, Nasib Nicola Zalewski di Tangan Inter

Fabregas juga menyinggung peran penting Arsène Wenger dalam perjalanan kariernya.

Ia menyebutkan, mantan pelatih Arsenal itu sebagai sosok ayah kedua sekaligus mentor yang membentuknya.

“Wenger adalah guru saya, seperti ayah kedua,” ucap pelatih asal Spanyol tersebut.

Kemenangan ini, terasa semakin spesial karena Como tampil tanpa Nico Paz.

Fabregas menilai, kemenangan Como atas Juventus tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan timnya.

“Soal Como ke Liga Champions? Mungkin dua atau tiga tahun lagi saya bisa menjawabnya.”

“Satu setengah tahun lalu, kami masih bermain di Serie B. Kami harus tetap tenang,” ujar eks pemain Arsenal dan Chelsea itu.

Luciano Spalletti: Masalah Ada di Mentalitas

Di kubu tuan rumah, Luciano Spalletti tak menampik timnya tampil di bawah standar.

Baca juga:  Man United Tawar €27 Juta untuk Patrick Dorgu, Lecce Minta €40 Juta

Spalletti menegaskan, Juventus harus segera membenahi kondisi mental jika ingin bersaing dalam perebutan tiket Liga Champions.

“Lawan utama kami adalah diri kami sendiri. Jika secara mental kami kembali solid, kami bisa bersaing dengan siapa pun.”

“Tapi jika terus seperti ini, sulit mengincar hasil apa pun,” ujar eks pelatih Napoli, Inter dan Timnas Italia itu.

Spalletti juga menilai, seluruh tim harus bertanggung jawab atas kekalahan ini.

Termasuk, kiper Michele Di Gregorio yang dinilai masih sejalan dengan performa tim secara keseluruhan.

“Dia bisa melakukan lebih baik di gol pertama, sama seperti kami tak seharusnya kehilangan bola dalam proses terjadinya serangan balik mereka. Semua harus tampil lebih baik,” katanya.

Menurut Spalletti, gol pertama Como sangat memengaruhi psikologis timnya.

Baca juga:  Pep Guardiola: Kyle Walker Bek Kanan Terhebat Sepanjang Masa

Ia menyoroti fakta bahwa untuk ke-13 kalinya musim ini, Juventus kebobolan dari tembakan pertama lawan.

“Gol itu, mengubah segalanya. Kami kehilangan antusiasme, kepercayaan diri, dan kepribadian di lapangan. Ketika mental terganggu, sulit untuk bereaksi,” ucap pelatih berkepala plontos tersebut.

Fokus Jelang Laga Krusial Lawan Galatasaray di Leg Kedua Liga Champions

Kini, Juventus dituntut segera bangkit. Terutama, jelang laga berikutnya melawan Galatasaray di ajang Liga Champions, tengah pekan nanti.

Laga leg kedua babak playoff UCL vs Galatasaray itu, akan menjadi ujian penting untuk mengembalikan kepercayaan diri Juventus.

Jika ingin lolos ke babak perempat final UCL, Juventus,L harus menang dengan selisih gol lebih dari tiga. Karena, pada leg pertama, si Nyonya Tua kalah 5-2 atas Galatasaray. ***