Thursday, 2 Apr 2020

[Ciamis Dalam Sepekan] Kontroversi Babeh Saidi | Bencana Alam | Nanti Kasus Hukum KDRT Oknum Dewan

Baca Juga

Bisa Picu Longsor dan Banjir, Warga Sukasari Keluhkan Disposal Tol Cisumdawu

SUMEDANG, ruber -- Keberadaan disposal proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang berserakan di wilayah Margalaksana, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang dikeluhkan warga sekitar. Warga sekitar,...

Warga Sumedang Gugat Bawaslu RI ke DKPP

SUMEDANG, ruber.id -- Dodoy Cardaya, warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang menjadi salah seorang calon Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota Bawaslu Kabupaten Sumedang, Dodoy Cardaya,...

Kisah Aksi Heroik Sari, Selamatkan Seorang Nenek dari Kebakaran di Pamulihan Sumedang

Aksi Heroik Sari Selamatkan Seorang Nenek dari Kebakaran di Pamulihan Sumedang

Keren! Sumedang Bakal Punya Sirkuit MotoGP

SUMEDANG, ruber -- Pemkab Sumedang akan membangun sirkuit sekelas motoGP dan pengembangan satu kawasan kesehatan phsycal therapy rehabilitation center sebagai penunjang kawasan wisata. BACA JUGA:...

CIAMIS, ruber.id – Dalam sepekan terakhir warga Ciamis, Jawa Barat masih merasa terusik dengan pernyataan kontroversial tokoh Betawi Ridwan Saidi.

Diketahui, dalam akun YouTube Macan Idealis Ridwan Saidi menyebut bahwa Kerajaan Galuh tidak ada.

Tak hanya itu, Babeh Saidi juga menyatakan bahwa jika diartikan, Galuh dalam bahasa Armenia berkonotasi negatif yaitu Brutal.

Selain kontroversi Babeh Saidi, dalam sepekan ini, bencana alam banjir, longsor, puting beliung, dan pohon tumbang menerjang sejumlah wilayah di Ciamis.

Baca berita selengkapnya seputar peristiwa yang terjadi di Ciamis dalam sepekan terakhir ini.

1. Yang Pantas Laporkan Ridwan Saidi adalah Keturunan Raja Galuh
Ketua Pusat Study Ilmu Hukum Unigal Ciamis Hendra Sukarman SH angkat bicara menanggapi polemik Ridwan Saidi.

Hendra menilai, statement bupati Ciamis yang akan melaporkan Ridwan Saidi kurang tepat.

Baca berita selengkapnya, klik: Hendra Sukarman: Yang Pantas Laporkan Ridwan Saidi Itu Keturunan Raja Galuh

2. Kasus KDRT Oknum Dewan Lamban
Penanganan kasus KDRT yang melibatkan oknum anggota DPRD Ciamis dinilai lamban.

Padahal, dalam kasus ini, bukti berupa rekaman CCTV sudah lengkap.

Baca berita selengkapnya, klik: Penanganan Kasus KDRT Oknum Anggota DPRD Dianggap Lamban, Padahal Ada Bukti CCTV

3. Tanggul Sungai Citanduy Jebol Rendam Ratusan Rumah
Tanggul Sungai Citanduy, Ciamis, Jawa Barat, jebol, Minggu (23/2/2020) dini hari sekitar jam 02.00 WIB.

Akibat jebolnya tanggul sepanjang 50 meter ini, ratusan rumah di Ciamis terendam luapan air sungai.

Baca berita selengkapnya, klik: Tanggul Sungai Citanduy Jebol Minggu Dini Hari, Ratusan Rumah di Ciamis Teredam. (R003)

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.

Awasi Pemudik dari Zona Merah, 93 Kades di Pangandaran Diminta Laporkan Data Perantau

PANGANDARAN, ruber.id - Derasnya arus mudik dari zona merah COVID-19 dikhawatirkan akan memperluas penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.