22.4 C
Indonesia
Selasa, Oktober 26, 2021
BJB KPRBJB KPRBJB KPR

Cerita Pedagang soal Temuan Mayat Membusuk di Jalan Cadas Pangeran Sumedang

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Temuan mayat di Jalan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang membuat heboh para pedagang di sekitar lokasi kejadian.

Mayat pria paruh baya tersebut ditemukan tidak jauh dari Prasasti Cadas Pangeran, Rabu (22/9/2021) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Tepatnya di Dusun Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

Salah seorang pedagang di kawasan Cadas Pangeran, Apin, 37, menyebutkan, kondisi mayat ditemukan warga telah membusuk.

Informasi adanya temuan mayat di bawah tebing dekat prasasti Cadas Pangeran ini sempat heboh di grup WhatsApp pangkalan ojek, sekitar pukul 15.30 WIB.

“Saya juga kaget pas lihat grup. Ada foto mayat yang sudah membusuk.”

BACA JUGA:  Pilkades Sumedang Dijadwal Ulang

“Kalau lihat lokasinya, tidak jauh dari prasasti Cadas Pangeran di jalur atas Jalan Cadas Pangeran,” katanya.

Menurut Apin, berdasarkan informasi dari tukang ojek yang melihat ke lokasi, mayat ditemukan di sebuah tebing dekat pohon beringin.

Wilayah ini, sambung Apin, dikenal dengan sebutan Cadas Lawang.

“Kalau orang sini bilang, tempat itu dengan sebutan Cadas Lawang,” katanya.

Polisi Selidiki Kemungkinan Korban Pembunuhan

Sebelumnya, Kapolsek Sumedang Selatan Kompol Bony Yuniar AA mengungkapkan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Sumedang.

Pihak keluarga korban juga sudah dihubungi.

Di sekitar jasad korban juga ditemukan tali plastik yang melingkar di tubuh.

Tali plastik tersebut tampak baru dan menggantung ke pohon.

BACA JUGA:  Sekolah di Sumedang Bisa PTM Terbatas Jika Siap Prokes dan Ada Izin Orang Tua Siswa

Selain itu, petugas juga menemukan identitas korban di sekitar tempat kejadian.

Identitas yang ditemukan itu kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dari identitas itu, diketahui korban bernama Ikin Sodikin, 59.

Korban merupakan warga asal Jalan Legok Badak RT 01/10, Cilengkrang, Kabupaten Bandung.

“Kami masih lidik penyebab pasti kematiannya. Apakah karena gantung diri atau korban pembunuhan,” jelasnya.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya, pihaknya harus menunggu hasil autopsi.

“Harus menunggu hasil autopsi dulu,” ucapnya.

Penulis/Editor: R003

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles