Sunday, 5 Jul 2020

Bupati Sumedang Resmikan Pengoperasian Jembatan Gantung Karangbungur

Baca Juga

Penentuan Indikator Kemiskinan di Pangandaran, Legislator Pertanyakan Perbedaan Data di Tiap Lembaga

PANGANDARAN, ruber -- Persentase penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pangandaran dipertanyakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pertanyaan tersebut terlontar pada pandangan umum Fraksi PKS terhadap...

Asmara Ditolak, Motif Pelaku Bunuh Ibu Rumah Tangga asal Pangandaran

Asmara Ditolak, Motif Pelaku Bunuh Ibu Rumah Tangga asal Pangandaran PANGANDARAN, ruber.id -- Satreskrim Polres Ciamis, Jawa Barat berhasil menangkap tersangka pelaku pembunuhan dan perampokan...

Nyesel Kalau Gak ke Jatigede, 31 Desember Ada Tari Umbul Kolosal dan Pesta Kembang Api

Tonton video seputar informasi penyelenggaraan Tari Umbul Kolosal, visit: ruberTV on YouTube Channel Nyesel Kalau Gak ke Jatigede, 31 Desember Ada Tari Umbul Kolosal dan...

Liga 1 Indonesia Dijeda karena Corona, Febri: Keselematan Orang Banyak Jauh Lebih Penting

SPORT, ruber.id - Football Lovers di tanah air tentunya sudah sangat merindukan kompetisi Liga 1 Indonesia kembali bergulir. Diketahui,...

SUMEDANG, ruber – Dua desa di Kecamatan Buahdua terkoneksi, kali ini warga di Desa Karangbungur dan Ranggasari bisa meningkatkan mobilitasnya seiring dengan diresmikannya jembatan gantung Karangbungur oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Jumat (25/1/2019).

Jembatan dengan panjang 120 meter dan lebar 1,60 meter ini dibangun menggunakan teknologi Jembatan untuk Desa (Judesa) di atas Sungai Cikandung. Pembangunan jembatan ini merupakan hibah dari Presiden Joko Widodo melalui Kementerian PUPR kepada seluruh warga di Kota Tahu.

Dari keempat titik lokasi yang dibangun, tiga di antaranya telah selesai 100% dikerjakan yaitu jembatan Karangbungur, Cikaredok dan Panyindangan. Sedangkan untuk jembatan Gantung Cilutung sampai sekarang, baru tahap pengerjaan bangunan di bagian bawah dan ditargetkan dalam waktu dekat selesai pembangunannya.

“Dengan adanya jembatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Karangbungur dan Ranggasari. Pertama untuk mempercepat dan mempermudah akses baik akses pendidikan, kesehatan dan ekonomi dalam memasarkan hasil pertanian, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumedang,” kata Dony dalam sambutannya.

Dony berpesan kepada masyarakat untuk menjaga dan memelihara jembatan yang telah dibangun agar tidak cepat rusak, sehingga manfaatnya bisa dirasakan warga secara jangka panjang.

“Saya meminta, jaga dan pelihara jembatan ini bersama sama. Kita harus mempunyai kepedulian terhadap keberlanjutan dan keberlangsungan jembatan ini. Apabila ada kerusakan, harus saling diperhatikan jangan sampai bergantung kepada pemerintah. Jembatan ini milik bersama yang harus dijaga dan dipelihara bersama-sama,” ujarnya. Red

 

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kabar Baik, Pasien Positif Corona di Garut Tinggal 1 Orang

GARUT, ruber.id - Kabar baik, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang masih dirawat tinggal tersisa 1 orang.

Seorang Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut

GARUT, ruber.id - Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak Sabtu (4/7/2020).

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Kota Tasikmalaya Tinggal 2 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dari 26 orang pasien positif corona asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini tersisa tinggal 2 pasien yang masih menjalani...

Update COVID-19 Pangandaran: 17 Positif, 10 Sembuh, OTG Masih Tinggi

PANGANDARAN, ruber.id - Hingga Sabtu (4/7/2020), total warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona sebanyak 17 orang. Dari...

ODP asal Sumedang Utara Reaktif Rapid Tes

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Satu warga asal Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat reaktif rapid test. "Yang bersangkutan...