Bupati Dony Serahkan Bantuan Audio Visual untuk KIM, Dorong Penyebaran Informasi Positif di Sumedang

KIM, Dorong Penyebaran Informasi Positif di Sumedang
Foto: ist/ruber.id

NEWS, ruber.id – Pemkab Sumedang, terus berupaya memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan, yakni melalui penyaluran bantuan peralatan audio visual kepada sejumlah KIM di wilayah Sumedang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di ruang tamu bupati di PPS, Kamis (21/5/2026).

Peralatan audio visual itu diberikan kepada KIM yang berada di empat kecamatan.

Yakni di Rancakalong, Cimanggung, Cimalaka, dan Tanjungkerta.

Bantuan tersebut, berasal dari alokasi Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK).

KIM jadi penyebar informasi positif di Sumedang

Dalam kesempatan itu, Bupati Dony menegaskan, keberadaan KIM memiliki peran penting dalam memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca juga:  Vaksinasi Anak Sumedang Sudah Capai 74.97%

Terutama, dalam upaya mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

Menurutnya, KIM selama ini telah membantu pemerintah menyampaikan berbagai informasi yang faktual dan objektif kepada masyarakat.

Selain itu, KIM juga dinilai mampu mendorong partisipasi warga dalam pembangunan daerah.

“KIM, memiliki kontribusi besar dalam menyebarkan informasi yang benar. Selain itu, mengajak masyarakat bersama-sama membangun Sumedang,” ujar Dony.

Ia juga menilai KIM telah menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.

Tidak hanya menyosialisasikan program pemerintah, KIM juga berperan menampung dan menyampaikan aspirasi warga kepada pemerintah daerah.

Bupati Dony menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital saat ini, KIM harus mampu menjadi sumber informasi utama yang terpercaya bagi masyarakat.

Baca juga:  Disnakertrans Sumedang Verifikasi Penerima Bantuan Iuran BPJamsostek Tahun 2025

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi.

Sehingga, data dan fakta yang disampaikan benar-benar akurat dan objektif.

“KIM, harus mampu menjadi penyaring informasi. Sehingga, masyarakat mendapatkan informasi yang valid dan dapat dipercaya,” katanya.

Selain itu, Dony juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

Terutama, dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks.

“Kita harus memiliki etika dalam bermedia sosial. Biasakan saring sebelum sharing,” tegasnya.

Lebih jauh, Dony berharap keberadaan KIM tidak hanya fokus pada penyebaran informasi.

Tetapi, dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan kreativitas digital.

Menurutnya, tantangan ke depan bagi KIM adalah bagaimana mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca juga:  Di Malam Takbiran, 2 Berandal Motor Mabuk Todong Pegawai Hotel Kencana Sumedang

Baik dari sisi informasi, maupun pemberdayaan ekonomi berbasis digital. ***