Minggu, 9 Agu 2020

BPBD: Selama Februari-April, Ciamis Diprediksi Bakal Diteror Angin Kencang Tiap Sore

Baca Juga

Penanganan Kasus KDRT Oknum Anggota DPRD Dianggap Lamban, Padahal Ada Bukti CCTV

CIAMIS, ruber.id - Penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di rumah oknum anggota DPRD Ciamis dinilai lamban. Padahal,...

Saat Tawuran, Warga Karawang Loncat ke Sungai dan Hilang

KARAWANG, ruber.id - Kasmita, 22, warga Gang Remaja RT 02/02, Kecamaran Karawang Wetan, Kabupaten Karawang tenggelam di Sungai Irigasi Cinangon Timur.

Pria Tenggelam di Muara Karangtirta Ditemukan Tewas

Pria Tenggelam di Muara Karangtirta Ditemukan Tewas PANGANDARAN, ruber.id -- Didi alias Tonton, 40, warga Dusun Ciheras Rt/Rw 02/01 Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran,...

Berenang di Irigasi Hingga Terbawa Arus, Warga Karawang Ditemukan Tewas

Berenang di Irigasi Hingga Terbawa Arus, Warga Karawang Ditemukan Tewas KARAWANG, ruber.id -- Edy Purnomo, 19, ditemukan tewas tenggelam, Selasa (26/11/2019) sekitar jam 10.00 WIB. Edy...

CIAMIS, ruber — BPBD Kabupaten Ciamis menyatakan cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang diprediksi akan terus meneror warga Ciamis setiap sore.

BACA JUGA: Rumahnya Kebakaran, Warga Sadananya Ciamis Ini Ditemukan Tewas Saat Api Sudah Padam

Dampaknya, banyak rumah warga yang rusak akibat tertimpa pohon dan atap tersapu angin.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis Ani Supiani menjelaskan, hal tersebut berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Puncak musim hujan yang disertai angin kencang di Ciamis terjadi di bulan Januari-April 2019. 

“Angin kencang hampir terjadi setiap sore saat hujan di Ciamis. Angin ini sangat kencang sampai menumbangkan pohon dan menimpa rumah warga. Atap warga juga ikut tersapu angin,” ujar Ani saat ditemui di kantornya, Jalan RAA Sastrawinata, Kamis (7/2/2019).

Kejadian angin kencang terbaru yang menimbulkan kerusakan, terjadi pada Rabu sore (6/2/2019). Kejadian itu melanda 7 Kecamatan di beberapa desa, di antaranya Kecamatan Sadananya, Panumbangan, Rancah, Rajadesa, Cikoneng dan Lumbung.

“Berdasarkan data di lapangan yang masuk, akibat angin kencang sedikitnya 56 bangunan rumah mengalami rusak sedang dan rusak ringan. Paskakejadian, warga langsung membersihkan puing-puing pohon yang tumbang, secara bergotong royong, dibantu petugas BPBD dan pihak lainnya,” jelas Ani.

Ani menerangkan, angin kencang menerjang wilayah utara Ciamis dan sebagain wilayah tengah. Di wilayah utara masih banyak pohon-pohon berukuran tinggi dan besar, sehingga berpotensi menimpa rumah warga saat terjadi angin kencang. 

BPBD mengimbau kepada warga untuk lebih waspada. Bila terjadi angin kencang terjadi segera mengantisipasi dengan mengungsi ke tempat aman. Pohon yang berpotensi tumbang sebaiknya ditebang. 

“Warga sebaiknya waspada, kami minta kesiapannya untuk mengurangi potensi korban jiwa. Sebaiknya pohon sekitar rumah yang berpotensi tumbang ditebang saja,” katanya. dang

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Terungkap, Kronologi dan Identitas Bocah yang Tewas di Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ruber.id - Kronologi dan identitas jenazah bocah yang ditemukan tewas di depan Pasar Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terungkap.

Grup Musik asal Sumedang, Arberic, Aransemen Ulang Single Lagu Hits Nyeri Hate

SUMEDANG, ruber.id - Arberic, grup musik asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengaransemen ulang lagu berjudul Nyeri Hate. Lagu ciptaan...

Inter Milan Terdepan Boyong Tonali

SPORT, ruber.id - Klub sepakbola raksasa Italia, Inter Milan terdepan dalam memboyong gelandang elegan Sandro Tonali. Tonali dikabarkan menjadi...

Update Corona Garut, Sabtu 8 Agustus 2020

GARUT, ruber.id - Selain ada tambahan 9 pasien positif corona pada Jumat (7/8/2020), kasus suspek COVID-19 juga cukup tinggi, Sabtu (8/8/2020).

Update Corona Pangandaran, Sabtu 8 Agustus 2020

PANGANDARAN, ruber.id - Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat catatkan 23 kasus pasien positif corona hingga, Sabtu (8/8/2020). Dibandingkan dengan pekan...