Bansos Kurangi Beban Warga Sumedang di Masa PPKM

Bansos Kurangi Beban Warga Sumedang di Masa PPKM

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Penyaluran berbagai bantuan sosial (Bansos), seperti sembako mampu kurangi beban warga Kabupaten Sumedang di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sejak diberlakukannya PPKM Darurat hingga Level 4 saat ini, berbagai aktivitas, terutama ekonomi warga dibatasi.

Bupati Berharap Bansos Kurangi Beban Warga Sumedang

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir berharap, berbagai bantuan yang telah disalurkan ini dapat mengurangi beban warga Sumedang.

“Bantuan ini, sedikitnya meringankan beban yang menjadi keprihatinan dan kesulitan masyarakat.”

“Walau pun jauh dari kata memadai,” kata Dony, saat membagikan sembako kepada perwakilan awak angkutan umum. Di Kantor DPC/DPU Organda Kabupaten Sumedang, Sabtu (31/7/2021).

Dony mengaku bersyukur, karena bisa memberikan bantuan sembako bagi para awak angkutan, yang turut terdampak karena adanya PPKM.

Baca juga:  Update Corona Garut: Positif 17 Kasus, ODP Kembali Bertambah

“Karena memang PPKM ini membatasi mobilitas. Jadi (awak angkutan) tidak leluasa.”

“Tapi ini sementara. Kalau sudah normal, akan kembali seperti biasa,” jelasnya.

Dony mengatakan, kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang sendiri saat ini sudah mulai menurun.

Di mana,angka kesembuhan meningkat. Lalu, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit juga turun.

Meski pun, angka kematian akibat Covid-19 masih ada.

“Perkembangan jumlah kasus sekarang sudah cukup membaik. Berkat kerja keras, kerjasama semua pihak.”

“Tapi, harus kita tuntaskan sehingga kasus terus ditekan menurun. Setelah itu bisa ke AKB (Adaptasi kebiasaan baru) kembali,” kata Dony.

Bupati Dony Minta Warga Sumedang Disiplin Protokol Kesehatan

Oleh karena itu, Dony juga meminta kepada warga di Kabupaten Sumedang agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga:  Hadapi New Normal, Sosiolog Unas: Gagasan Rektor IPB Krusial

Kemudian, melaksanakan PPKM Level 4, dengan maksimal dan menuntaskan vaksinasi secepatnya.

“Jadi mohon bantuan dan pengertian dari warga Sumedang. Sehingga kita bisa kembali ke adaptasi kebiasaan baru seperti sebelelumnya,” katanya.

Dony menjelaskan, jika ingin segalanya segera normal kembali. Salah satu caranya, ialah dengan menjalankan Prokes 5M dan 3T.

“Harus disiplin 5T. Kalau mempunyai gejala, cepat lakukan tracing, tracking dan treatment (3T). Juga secepatnya tuntaskan vaksinasi,” ujarnya.

Dony meminta kepada dinas perhubungan untuk bekerjasama dengan dinas kesehatan. Melaksanakan vaksinasi massal bagi awak angkutan yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Kalau bisa ada gebyar. Kerjasama dengan dinas kesehatan.”

“Nanti, bisa sekitar 1.000 lebih vaksin. Tempatnya bisa di Dishub atau di kantor Organda,” ucapnya.

Baca juga:  Festival Kopi Sumedang #2: Bawa Kopi Sumedang Mendunia

Sementara, Ketua Organda Sumedang Dicky Suharto mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kepada awak angkutan.

“Mewakili awak angkutan saya ucapkan terima kasih atas bantuannya.”

“Kami telah menerima bantuan sebanyak 650 paket sembako. Semoga, kami amanah dalam penyalurannya,” ucapnya.